SEMARANG, 9/3 (beritajateng.tv) – Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengeluhkan banyaknya jalan rusak di wilayahnya. Kondisi tersebut bakal menganggu arus mudik Lebaran nanti.
Hal tersebut dia sampaikan saat rapat koordinasi perbaikan jalan dan infrastruktur Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (8/3/2023).
Bupati Semarang mengungkapkan bahwa jalan dengan seribu lubang tersebut menjadi salah satu kendala arus mudik lebaran. Ia memohon ada penanganan terhadap ruas jalan tersebut karena digunakan sebagai akses utama masyarakat.
“Jalan Ambarawa-Bandungan yang rusak parah, dan jalan alternatif dari Salatiga-Grobogan dengan seribu lubang. Jalur ini nanti akan digunakan untuk arus mudik,” ungkapnya melalui laman youtube Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Rabu (8/3/2023).
BACA JUGA: Guru Honorer di Banjarnegara Akhirnya Jadi PPPK: 14 Tahun Digaji Rp500 Ribu, Perjuangan dari Zaman Pak Ganjar
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan akan melakukan survei secara langsung terkait seberapa parah kerusakan jalan. Hal tersebut untuk mengetahui ketahanan struktur dan material jalan apabila terjadi perubahan cuaca.
“Jalan rusak seribu lubang lebih? Sudah kami hitung memang seribu lebih? Lebih berapa? Jangan kebanyakan drama. Langsung saja, intinya jalan yang banyak berlubang. Nanti kita akan jalan-jalan melihat secara langsung,” ujarnya.
Sementara itu, jalan lain yang memiliki kerusakan parah berada di area Kota Semarang. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan bahwa jalan utama dan alternatif untuk arus mudik tersebut dalam kondisi bergelombang dan berlubang.
“Kami mohon dari provinsi di Jalan Brigjen Sudiarto dari BKT sampai Penggaron ini perbatasan dengan Kabupaten Demak. Ada sekitar 7,1 km kerusakannya dengan kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang. Kemudian jalan alternatif untuk arus mudik di jalan Cangkiran Gunung Pati sepanjang 12,2 km dengan kondisi jalan berlubang,” kata Wali Kota Semarang. (*)
Editor: Andi Naga Wulan





