“Dari situ ibunya bilang kalau terdakwa punya istri dan punya anak. Dia kan statusnya sudah duda, Januari atau Februari gitu akta cerainya sudah keluar. Ternyata itu istri sirinya,” ujar Dina.
Setelah kejadian itu, Dina mendapati fakta dari ibu Ade bahwa Ade memang benar sudah cerai dengan istri pertamanya. Namun, Ade juga memiliki istri siri dan anak yang sudah lahir saat Dina mengandung.
Dina lantas meminta ibu Ade untuk menyampaikan hal itu kepada keluarganya. Ibu Ade menyanggupi permintaan Dina untuk dinikahkan anaknya. Hanya saja Dina menolak karena ibu Ade meminta Dina menjadi istri kedua.
“Di situ ibunya bilang bisa nikah, cuma hanya sebagai istri kedua. Dina gak mau, gak mau nikah sama suami orang,” akunya.
Ade merayu Dina, sebut lebih sayang dengannya ketimbang istri sirinya
Setelah pertemuan Dina dan ibu Ade yang mengejutkan dirinya itu, akhirnya Dina dan Ade kembali ke Kota Semarang.
Alih-alih pergi meninggalkan Ade setelah mendapati fakta bahwa kekasihnya itu memiliki istri siri dan anak, wanita tersebut justru terbuai oleh omongan Ade yang mengaku lebih menyayangi Dina ketimbang istri sirinya.
Rayuan Ade itu akhirnya membuat Dina mantap untuk menjaga bayi mereka. Hingga pada 7 Januari 2025 lalu, bayi mereka berinisial NA lahir di salah satu RS Kota Semarang.
Ia menyebut, sebelumnya Ade sempat mencurigai anak Dina bukanlah anak kandungnya. Tak lama selang bayinya lahir, Ade melakukan tes DNA di klinik daerah Tembalang.
“Pembacaan hasil DNA-nya, sudah 99 persen anak dia. Setelah itu dia makin nunjukin kalau dia ketakutan, panik,” ucap Dina.
Setelah NA lahir, keluarga besar kedua belah pihak pun sempat bertemu. Dina pun kukuh meminta Ade agar menikahinya. Tujuannya tak lain agar negara mengakui bayi mereka. Namun, kata Dina, Ade memilih untuk pikir-pikir dan tak kunjung menikahinya.
Bahkan, Dina sampai meminta nikah kontrak kepada Ade jika Ade tak serius ingin menjalani hidup dengannya.





