Jateng

Solo-Semarang Macet Hingga 7 Jam, Dishub Sebut Kapasitas Jalan Jateng Sulit Tampung Lonjakan Kendaraan

×

Solo-Semarang Macet Hingga 7 Jam, Dishub Sebut Kapasitas Jalan Jateng Sulit Tampung Lonjakan Kendaraan

Sebarkan artikel ini
Solo Semarang
Kabid Angkutan Jalan Dishub Jateng, Heri Bs Widodo, saat dijumpai di Kantor Gubernur Jateng, Selasa, 16 April 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Perhubungan Jawa Tengah menanggapi terkait jalur Solo menuju Semarang yang sempat mengalami kemacetan hingga 7 jam pada Senin, 15 April 2024 malam.

Jika perjalanan normal, Solo menuju Semarang bisa pengguna jalan tempuh hanya dengan waktu 1 jam lebih melalui tol dan 2 jam lebih jika melalui jalur non-tol.

Merespons hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Jateng, Heri Bs Widodo, pun angkat bicara. Heri menuturkan, kemacetan jelang arus balik maupun mudik adalah hal biasa. Tak terkecuali kemacetan yang terjadi di jalur Solo menuju Semarang.

Lebih lanjut, titik-titik kemacetan, menurut Heri, tersebar secara merata di Jawa Tengah. Alasan utama terjadinya kemacetan ialah daya tampung jalan yang lebih kecil ketimbang jumlah kendaraan yang masuk.

BACA JUGA: Mudik 2024 Banyak Rekor, Pengamat: Maknanya Bergeser, Ritual Keagamaan Jadi Budaya Umum

“Masalah kemacetan sangat wajar, karena daya tampung kapasitas jalannya terbatas, sementara mudiknya hampir bersama-sama,” ujar Heri saat beritajateng.tv temui di Kantor Gubernur Jateng, Selasa, 16 April 2024.

Menurut Heri, kapasitas jalan di Jawa Tengah untuk menampung pemudik sejumlah 61,7 juta jiwa sesuai dengan prediksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sangatlah sulit.

“Kapasitas jalan kita itu untuk menampung prediksi Kemenhub kemarin 61,7 juta jiwa ada di Jateng itu sangat sulit pasti semuanya. Misalnya ada orang nyebrang saja sudah merangkai ke belakang,” bebernya.

Pemudik tempuh Solo menuju Semarang selama 4 hingga 7 jam

Saat Heri menanggapi soal prediksi kemacetan, pihaknya menyebut saat ini sudah mulai turun. Heri pun membenarkan cerita pemudik yang menyebut menempuh perjalanan Solo menuju Semarang dalam waktu empat hingga tujuh jam.

“Ada cerita dari Solo menuju Semarang yang 4 jam sampai 7 jam itu wajar, karena ada yang perlambat aja langsung merangkai ke belakang. Istilahnya V/C rasio itu sudah mendekati tujuh, itu sudah kaya orang berbaris begitu,” jelasnya.

Selain itu, arus balik mudik Lebaran 2024 di Jawa Tengah Heri sebut lebih tinggi ketimbang tahun kemarin. Hal ini turut mendorong kemacetan di beberapa titik, termasuk Solo menuju Semarang.

BACA JUGA: Mudik dan Balik Lebaran 2024 di Jateng Lancar, Nana Pastikan Ketersediaan Pangan dan Energi Aman

“Arus baliknya itu 33 persen lebih tinggi ketimbang tahun kemarin. Jadi kalau tahun kemarin hanya 71, sekarang 74 ribu kendaraan, secara umum seperti itu,” ujarnya.

Sementara itu, Sektretaris Dishub Jateng, Setyo Irawan, menyebut penumpukan di rest area Solo-Semarang turut menjadi salah satu penyebab kemacetan.

“Di tol, terutama rest area dan pintu masuk itu ada pelambatan. Terakhir di rest area Solo-Semarang sempat ditutup karena salah satu penyebab ada rest area jadi timbul kemacetan,” ujar Setyo saat mendampingi Heri. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp