Karena selama ini masih fokus di infrastruktur. Namun Bupati berjanji kedepan akan menambah anggaran, jika nanti masih bisa untuk memimpin Blora.
“Itu sudah ada dalam pemikiran kami. Kami juga sudah melobi ke Kemenpora untuk mengajukan anggaran. Karena ini tahun politik ya, baik pusat maupun daerah anggaran terpotong untuk Pemilu serentak. Mohon maaf,” ungkap Bupati.
Bonus Atlet Pelatih Blora
Bupati berjanji kedepan di Porprov 2026 akan menambah nominal bonus para atlet dan pelatih untuk emas dari Rp. 50 juta naik minimal seperti Grobogan.
“Dengan catatan, prestasinya dan peringkat juga naik. Minimal naik satu tingkat. Kalau bisa ya tiga besar”, tandas Bupati.
Bupati berpesan kepada seluruh atlet dan pelatih penerima bonus, untuk dipergunakan seperlunya dan jangan lupa menabung atau investasi.
Sementara, ketua KONI Blora Hery Sutiyono mohon diri dan minta maaf kepada Bupati, Pemkab dan pengurus serta para atlet karena sudah 2 periode memimpin KONI Blora.
Ia meminta kepada calon ketua selanjutnya untuk meneruskan perjuangannya sebagai patriot olahraga, melanjutkan prestasi olahraga di Kabupaten Blora lebih baik.
“Ini sesuatu yang sangat menggembirakan lah, kita semua para atlet, pelatih pengurus KONI, Cabor karena apa yang dilakukan betul betul diapresiasi yang luar biasa oleh Pemerintah”, ungkap Hery.
Hery menjelaskan bahkan Bupati Blora memberikan motivasi, semangat lagi untuk next Porprov. Begitu besar perhatiannya dengan olahraga di Kabupaten Blora.
Hery meminta kepada para penerima tali asih untuk bersyukur, karena itu adalah merupakan jerih payah para atlet dan pelatih. “Manfaat sesuai kebutuhan,” tuturnya.
Sedikit informasi, dalam Porprov Jateng XVI 2023, Kabupaten Blora berada dalam peringkat 6 dari 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. Dengan perolehan medali 39 emas, 43 perak dan 41 perunggu, total 123 medali.
Perolehan prestasi olahraga tertinggi tingkat Daerah ini, melebihi target Pemerintah Kabupaten Blora





