Peristiwa

Tragis! Ibu-ibu di Jomblang Semarang Tewas Diduga Dianiaya Anak Kandung, Pelaku Masih Diburu

×

Tragis! Ibu-ibu di Jomblang Semarang Tewas Diduga Dianiaya Anak Kandung, Pelaku Masih Diburu

Sebarkan artikel ini
Jomblang Semarang
Petugas Polrestabes Semarang olah TKP kematian wanita diduga dianiaya anak kandung di Kota Semarang, Rabu, 19 Februari 2025. (ant)

SEMARANG, beritajateng.tv – Salamah (62), warga Jomblang, Kota Semarang, ditemukan meninggal dunia dengan luka di tubuhnya. Kematian tragis ini diduga akibat penganiayaan oleh anak kandungnya, IG (37).

Kapolsek Candisari, Iptu Rudy Amzah, menyampaikan, peristiwa pembunuhan di Jomblang, Semarang, itu terjadi pada Selasa, 18 Februari 2025 malam. Petugas langsung melakukan pemeriksaan di lokasi serta mengumpulkan keterangan dari saksi.

BACA JUGA: Viral Pelajar SMA di Pati Diarak Warga Usai Ketahuan Curi Pisang, Nelangsa Hidupi Adik Tanpa Kedua Ortu

“Dugaan awal mengarah pada anak korban sebagai pelaku. Saat ini, pencarian terhadap IG masih berlangsung,” ujar Rudy, Rabu, 19 Februari 2025.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kejadian ini bermula ketika tetangga korban mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah. Warga yang datang menemukan Salamah sudah bersimbah darah.

BACA JUGA: Polisi Gagalkan Upaya Bunuh Diri Wanita Hendak Lompat ke Tol Jangli Semarang, Begini Kronologinya

Salamah menurut dugaan mengalami kekerasan dengan senjata tajam yang mengakibatkan luka di beberapa bagian tubuhnya. Meski sempat mendapat pertolongan, nyawanya tak tertolong.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik kejadian ini. Sejumlah saksi telah petugas kepolisian mintai keterangan guna memperjelas kronologi peristiwa tersebut.

BACA JUGA: Pelajar SMP di Semarang Tewas Bunuh Diri, Dinas Pendidikan Ajak Guru Lebih Peka

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan dalam rumah tangga yang berujung maut. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama jika melihat tanda-tanda kekerasan domestik.

Hingga kini, petugas terus berupaya mencari keberadaan IG untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak berwenang juga mengajak warga yang memiliki informasi terkait untuk segera melapor agar kasus ini bisa segera beres. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp