Di tengah persoalan tunggakan PKB, Masrofi menyebut penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jawa Tengah bergerak naik pada 2026.
Ia mengatakan, capaian BBNKB pada 2025 hanya sekitar 68 persen dari target. Sementara hingga akhir Agustus 2026, capaian BBNKB telah mencapai sekitar 63 persen.
“BBNKB-nya kita bergerak naik berarti masyarakat tahun 2026 ini banyak juga yang membeli kendaraan bermotor,” katanya.
Masrofi optimistis capaian BBNKB pada akhir 2026 dapat mencapai sekitar 93-94 persen dari target. “Sehingga optimis nanti sekitar akhir tahun itu bisa tercapai 93-94 persen. Jadi lebih besar daripada tahun yang lalu,” tandasnya.
Sebagai informasi, realisasi PKB hingga September 2026 mencapai Rp2,5 triliun atau sekitar 57 persen dari total target Rp4,2 triliun. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





