SEMARANG, beritajateng.tv – Kepergian Agil Tri Nugroho, atlet taekwondo Jawa Tengah, meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Meski begitu, sang ayah, Daliman, memilih tidak membawa kasus ini ke jalur hukum.
Pernyataan resmi tentang keputusan tersebut telah ia tandatangani dalam surat bermaterai. Ketua Pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah, Alex Harjanto, turut membubuhkan tanda tangan sebagai saksi.
Daliman menyatakan keikhlasannya atas musibah tersebut. Ia juga berharap pelatih yang membimbing Agil tetap melanjutkan tugasnya di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP).
BACA JUGA: Pelatih Kenang Mendiang Agil Tri Nugroho, Atlet Muda Berbakat Aset Taekwondo Jawa Tengah
“Saya sudah ikhlas. Tidak ingin memperpanjang masalah ini ke ranah hukum. Mohon maafkan anak saya bila semasa hidup ada kekeliruan,” ucap Daliman saat jumpa pers, Minggu, 13 April 2025.
Ia menegaskan bahwa pembinaan atlet taekwondo di Jawa Tengah harus terus berjalan. Menurutnya, semangat Agil untuk mengharumkan nama daerah patut diteruskan oleh para atlet muda lainnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus TI Jateng, Alex Harjanto, memberikan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
Ia menyatakan siap membina David Pandu Wibowo, kakak dari mendiang Agil, agar dapat menjadi atlet nasional.
BACA JUGA: Atlet Taekwondo PPLOP Jateng Meninggal Usai Latihan, Pelatih Soroti Kondisi Fisik
Alex menjelaskan bahwa pelatih berpengalaman, termasuk dari Korea Selatan, akan mendampingi proses pelatihan David. Hal ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi Agil yang selama ini fokus mengembangkan prestasi taekwondo.
Sebagai informasi, Agil Tri Nugroho mengembuskan napas terakhir pada 5 Maret 2025 setelah menjalani latihan intensif di masa puasa. Dugaan awal menyebutkan kelelahan menjadi pemicu utama peristiwa tersebut.
Meski kehilangan sosok yang berpotensi besar, harapan akan regenerasi atlet tetap menyala. Semangat Agil akan hidup dalam perjuangan para atlet muda yang tengah dibina di PPLOP Jawa Tengah. (*)





