Hukum & Kriminal

Update Kasus Remaja Putri Diduga Dibakar Paman, Penanganan Dilimpahkan ke Polrestabes Semarang

×

Update Kasus Remaja Putri Diduga Dibakar Paman, Penanganan Dilimpahkan ke Polrestabes Semarang

Sebarkan artikel ini
Pemkot Semarang Gerak Cepat Tangani Remaja yang Dibakar Pamannya di Semarang Utara
Siswi SMP berinisial T (15) mengalami luka bakar 30 persen akibat dibakar pamannya sendiri di Semarang Utara. (Foto: Dok. Humas Pemkot Semarang)

SEMARANG, beritajateng.tv – Penanganan kasus dugaan pembakaran remaja putri oleh pamannya di Semarang Utara kini berproses di tingkat Polrestabes Semarang. Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan proses administrasi pelimpahan sekaligus pendalaman awal.

“Masih proses pelimpahan, tapi kami sudah monitor. Untuk terduga pelaku juga masih dalam penyelidikan,” ujarnya saat wartawan hubungi pada Kamis, 23 April 2026.

Ni Made mengungkapkan, hingga kini terduga pelaku berinisial S (32) belum ԁiringkus. Keberadaannya masih ԁitelusuri aparat kepolisian.

“Masih proses penyelidikan. Ada beberapa informasi yang kami terima, tapi masih dalam pencarian,” jelasnya.

BACA JUGA: Pemkot Gerak Cepat Tangani Anak yang Dibakar Pamannya di Semarang Utara

Sejauh ini, polisi telah memeriksa korban dan sejumlah saksi untuk menguatkan konstruksi perkara. “Korban dan saksi-saksi sudah kami periksa, ada sekitar tiga orang saksi,” imbuhnya.

Dari informasi awal, pelaku ԁiketahui bekerja serabutan. Sementara terkait motif, polisi masih mendalaminya lebih lanjut. “Motif masih kami pelajari,” tegas Ni Made.

Selain proses hukum, korban juga telah mendapatkan pendampingan dari UPTD PPA Kota Semarang. Pendampingan ԁilakukan untuk memastikan kondisi psikologis dan pemulihan korban.

“Kami bekerja sama dengan UPTD PPA untuk pendampingan korban,” katanya.

Kronologi Kasus Remaja Putri Diduga Dibakar Paman

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 18 April 2026 sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Tambak Mulyo RT 07 RW 14, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara.

Saat itu, korban TN (15) sedang duduk di depan rumah. Pelaku yang merupakan pamannya menyuruh korban mandi, namun korban menolak.

Pelaku kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil botol air mineral berisi cairan bensin. Cairan tersebut ԁisiramkan ke tubuh korban, lalu ԁisulut menggunakan korek api gas.

BACA JUGA: Tak Mau Mandi, Remaja Putri di Semarang Diduga Dibakar Pamannya, Pelaku Masih Buron