Viral

Viral Atap SDN Tanggirejo Grobogan Ambruk, Ternyata Ratusan Sekolah Masih Menanti Revitalisasi

×

Viral Atap SDN Tanggirejo Grobogan Ambruk, Ternyata Ratusan Sekolah Masih Menanti Revitalisasi

Sebarkan artikel ini
SDN Tanggirejo
SDN Tanggirejo di Kecamatan Tegowanu Grobogan. (ant)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Grobogan, Jawa Tengah, Purnyomo buka suara terkait perbaikan sekolah setelah atap SDN Tanggirejo di Kecamatan Tegowanu roboh dan viral di media sosial.

Purnyomo menyebut ratusan bangunan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Grobogan masih menunggu bantuan revitalisasi. Dari sekitar 130 sekolah yang Dinas Pendidikan Grobogan, pemerintah baru mengakomodir 55 sekolah untuk mendapatkan perbaikan.

Purnyomo menyampaikan hal tersebut setelah meninjau kondisi SDN Tanggirejo yang atapnya ambruk pada Senin, 27 Juli 2026. Ia mengakui pihaknya menghadapi kendala dalam proses validasi tingkat kerusakan bangunan sekolah di lapangan.

Menurut Purnyomo, data kerusakan yang tercatat dalam sistem terkadang tidak menggambarkan kondisi bangunan sekolah yang sebenarnya.

Sejumlah sekolah bahkan tercatat hanya mengalami kerusakan ringan, sementara kondisi di lapangan menunjukkan tingkat kerusakan yang lebih parah.

“Kami sudah meminta kepada seluruh Kepala Bidang (Kabid) untuk melakukan pemeringkatan ulang sekolah-sekolah yang rusak. Nanti data ini akan disinkronkan kembali melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk pengajuan revitalisasi,” ujar Purnyomo.

BACA JUGA: Bangunan SDN Tanggirejo Grobogan Rusak, Pemprov Jateng Siap Bantu Perbaikan jika Pemkab Tak Mampu

Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan Grobogan akan kembali melakukan pendataan dan pemeringkatan terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut bertujuan memastikan data yang masuk dalam pengajuan revitalisasi benar-benar sesuai dengan kondisi bangunan di lapangan.

Pemerintah daerah berharap pembaruan data tersebut dapat membantu proses pengajuan bantuan perbaikan sekolah kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Dengan data yang lebih akurat, sekolah yang mengalami kerusakan paling parah dapat menjadi prioritas untuk mendapatkan penanganan.

Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, Dinas Pendidikan Grobogan juga akan melakukan evaluasi kondisi bangunan sekolah secara berkala.

Purnyomo mengatakan evaluasi tersebut akan dilakukan setiap tiga bulan sekali. Petugas akan memantau kondisi bangunan sekolah dan memperbarui data kerusakan yang ditemukan.

” Dengan demikian lebih tepat sasaran sesuai kondisi riil di lapangan,” tandasnya.

Sebelumnya, kondisi SDN Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, menjadi perhatian setelah bagian atap sekolah tersebut roboh. Kondisi itu kemudian viral di media sosial setelah beredar foto sejumlah siswa yang menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan bangunan sekolah dengan atap yang telah ambrol.

Peristiwa tersebut turut mendapat perhatian pemerintah. Pemerintah pusat kemudian melakukan perbaikan terhadap bangunan SDN Tanggirejo.

Proses perbaikan mulai berjalan pada akhir pekan lalu. Petugas mengawali pekerjaan dengan membersihkan gedung sekolah dari puing-puing bangunan yang roboh.

Kondisi tersebut juga mendapat perhatian langsung dari Bupati Grobogan Setyo Hadi. Ia mengaku prihatin setelah mengetahui atap SDN Tanggirejo roboh.

“Saya prihatin atas ambrolnya atap di SD itu. Kemarin sudah saya sampaikan untuk segera teratasi,” ujar Setyo Hadi, Senin 27 Juli 2026.

BACA JUGA: Ingin Salurkan Hasrat Tapi Tak Ada Uang, Pria di Grobogan Ini Perkosa Nenek 90 Tahun

Bupati Grobogan juga meminta Dinas Pendidikan melakukan pendataan terhadap seluruh sekolah yang mengalami kerusakan. Pendataan tersebut harapannya dapat membantu pemerintah menentukan langkah perbaikan sekaligus mencegah kejadian serupa terjadi di sekolah lain.

Sementara itu, Disdik Grobogan akan melanjutkan proses pemutakhiran data sekolah rusak. Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam pengajuan program revitalisasi sekolah. (*)

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp