Viral

Viral Rekaman Suara Curhat dr. Aulia Risma ke Ayah: Mau Minum itu Susah, Enggak Boleh ke Kantin

×

Viral Rekaman Suara Curhat dr. Aulia Risma ke Ayah: Mau Minum itu Susah, Enggak Boleh ke Kantin

Sebarkan artikel ini
Rekaman Aulia PPDS dr. Aulia
Salah satu isi diary almarhumah mahasiswi PPDS Undip saat menjalani pendidikan di RSUP Kariadi Semarang. (Foto: Instagram/@auliarismadiary)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah rekaman suara milik almarhumah dr. Aulia Risma yang ia kirimkan kepada ayahnya menjadi viral di media sosial.

Rekaman tersebut terunggah di akun Instagram @najwashihab dan terdengar dr. Aulia berbicara dengan suara terisak saat mengirimkan pesan suara kepada sang ayah.

Dalam rekaman tersebut, dr. Aulia menyampaikan bahwa dirinya tidak diizinkan pergi ke kantin atau minimarket, bahkan untuk membeli minuman sekalipun.

BACA JUGA: Terungkap Voicenote Dokter Aulia Sempat Mengeluh Kerja 24 Jam, Ini Kata FK Undip

Akibatnya, ia terpaksa meminta bantuan petugas Customer Service (CS) untuk membelikannya minuman dengan uang sebesar Rp50 ribu yang ia berikan.

“Enggak, Pah. Tiap aku bangun tidur itu, Pah, badannya sakit semua. Punggungnya sakit semua. Bangun harus pelan-pelan. Kalau enggak pelan-pelan, aku enggak bisa bangun. Aku aja tadi mau minum itu susah. Di bangsal minum enggak bisa. Terus akhirnya aku minta tolong CS (Customer Service), aku kasih uang Rp50 ribu. Aku minta nitip minum buat dia belikan minum. Karena aku enggak boleh ke kantin, ke minimarket, sama sekali, Pah,” demikian suara dr. Aulia dalam rekaman tersebut.

BACA JUGA: Ayah Dokter Aulia Mahasiswi Undip Meninggal Dunia di RSCM, 16 Hari usai Kabar Duka

Lebih lanjut, dr. Aulia juga mengungkapkan bahwa program pendidikan spesialis yang ia jalani mengalami banyak kendala dan ketidakberesan.

“Pah, bener-bener yah, Pah, di sini tuh programnya kacau-kacau, Pah. Aku tanya teman yang di UNS itu enggak 24 jam, Pah. Aku enggak tahu aku bisa atau enggak, Pah,” ujarnya sambil menangis.

Tragisnya, hanya 16 hari setelah dr. Aulia meninggal dunia, sang ayah, Moh. Fakhruri, juga mengembuskan napas terakhirnya. Ia meninggal dunia di RSUP Nasional DR Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada Selasa, 27 Agustus 2024. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp