Peristiwa

13 Ribu Relawan Bantu Percepatan Pengeringan Banjir di Demak

×

13 Ribu Relawan Bantu Percepatan Pengeringan Banjir di Demak

Sebarkan artikel ini
Percepatan Pengeringan Banjir Demak
Bupati Demak, Eistianah didampingi Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto beserta Sekda Demak Akhmad Sugiarto saat memberikan informasi update banjir di Demak, Selasa 20 Febuari 2024. (Wisnu Budi/beritajateng.tv)

DEMAK, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak mengerahkan 13ribu relawan bantu percepatan pengeringan banjir di kota Wali.

Hal ini kata Bupati Demak Eistianah di hari kedua paska perpanjangan tanggap darurat banjir yang melanda Kabupaten Demak.

Bupati Demak bersama Dandim 0716/Demak sekaligus Komandan Satgas penanggulangan bencana banjir Demak Letkol Kav Maryoto memberikan keterangan pers, Selasa 20 Februari 2024.

Eistianah mengatakan akan memfokuskan kepada pemulangan warga terdampak banjir yang masih berada di pengungsian.

Ia juga akan memaksimalkan pembersihan lingkungan pemukiman warga dengan mengerahkan relawan sebanyak 13 ribu relawan. Mereka merupakan relawan dari berbagai daerah dan dari BNPB, BPBD serta TNI dan Polri.

“Jebolnya tanggul Sungai Wulan pada 8 Februari 2024, telah menjadi perhatian nasional. Pemerintah Kabupaten Demak bersama dengan berbagai pihak dan 13 ribu relawan terus berupaya melakukan penanganan bencana dengan maksimal,” terang Eistianah.

Dia mengatakan bahwa percepatan proses pengeringan lokasi banjir menggunakan 28 mesin pompa ukuran besar dan 10 pompa ukuran kecil yang tersebar dititik-titik genangan.

“Bantuan alat pompa air dari BNPB dan BPBD serta pihak terkait sangat membantu sekali dalam proses pengeringan,” ucap Bupati Demak.

Percepatan Pengeringan Banjir Demak

Sementara itu, Letkol Kav Maryoto optimis jika penangan pengeringan banjir tidak membutuhkan waktu lama. Meski prediksi awal membutuhkan kurang lebih 50 hari.

“Apresiasi positif untuk relawan, BNPB dan BPBD serta instansi terkait lainnya. Mereka sudah berjibaku proses pengeringan. Alhamdulillah 15 hari bisa kering hanya kurang dua desa,” tutur Komandan Satgas penanggulangan bencana banjir Demak.

Jebolnya tangggul Sungai Wulan sebanyak 16 titik tersebut secara keseluruhan sudah berhasil pihaknya tanggulangi. Sedangkan proses penguatan tanggul yang jebol tinggal 20 persen pengerjaannya.

“Pengerjaan penutupan sudah bisa ditanggulangi atau ditutup kembali, tinggal proses penguatan tanggul,” jelas Dandim Demak.

Selain proses pengeringan di pemukiman warga, lanjut Letkol Kav Maryoto, kondisi logistik hingga saat ini ketersediaan masih aman. Bahkan masih banyak bantuan dari berbagai pihak masih terus berdatangan di posko bencana.

“Logistik masih kita distribusikan setiap hari kepada warga. Baik yang berada di pengungsian maupun warga yang sudah kembali kerumah masing-masing,” terangnya.(*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp