Gaya Hidup

7 Tahun Berjuang untuk Anak, Begini Kata Tsania Marwa

×

7 Tahun Berjuang untuk Anak, Begini Kata Tsania Marwa

Sebarkan artikel ini
Tsania Marwa
Tsania Marwa. (foto:instagram/@tsaniamarwa54)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kali ini para warganet kembali ramai dengan cerita versi Tsania Marwa terkait apa yang terjadi pada tahun 2017 silam. Yang mana sebelumnya, Atalarik pernah menghadiri podcast Denny Sumargo dan mengaku sakit hati lantaran Tsania memaki ia meski belum resmi bercerai.

Nah di podcast yang sama, kali ini Tsania menyampaikan dengan versi yang berbeda. Ia menceritakan semua alasan terkait Atalarik yang memblokir nomornya yaitu semata-mata hanya untuk memutus akses hubungannya dengan anak mereka.

Ia juga mengaku bahwa kini telah putus asa atas segala cara yang ia lakukan hanya untuk memperjuangkan sang anak. Meski sebenarnya ia sangat menginginkan untuk bisa mendapatkan kembali sang buah hati tersebut.

BACA JUGA: Tak Hanya Raffi Ahmad, Ini Deretan Artis yang Namanya Masuk di Bursa Pilkada 2024

Tsania Marwa

Untuk sementara, Tsania Marwa hanya bisa menemui anaknya saat sedang di sekolah saja. Kurang lebih sudah 7 tahun lamanya perjuangan tersebut tidak membuahkan hasil sehingga Tsania memutuskan untuk berhenti.

“Di tahun ketujuh ini kayaknya udah cukup sih, aku mau move on, dalam artian mungkin nilah lagi,” kata Tsania Marwa mengutip dari channel YouTube Curhat Bang Denny Sumargo.

Ia juga menambahkan bahwa suatu saat anak-anaknya tersebut bisa melihat bagaimana perjuangan ibunya untuk bersama mereka. Tentu saja hal itu semua akan terungkap melalui jejak digital yang terekam selama ini.

Melihat posisinya saat ini, Tsania Marwa juga mengaku bahwa ia sudah pasrah kepada Tuhan. Karena ia sadar bahwa merupakan manusia biasa yang hanya bisa pasrah atas segala perjuangan yang ia lakukan.

BACA JUGA: Waketum Golkar Benarkan Kapolda Ahmad Luthfi Hingga Raffi Ahmad Masuk Survei Pilgub Jateng

“Yang aku mau lakuin, terima. Waktu Tuhan udah pasti yang terbaik,” katanya.

Tsania menyampaikan bahwa ia hanya bisa melakukan hal-hal positif yang bisa membuat anaknya bangga suatu hari nanti. Salah satunya yaitu dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.

“Kita sebagai ibu, melahirkan anak taruhannya nyawa, tiba-tiba ada momen kita enggak bisa sama anak. Sangat mungkin kita berpikiran ‘terus poin gue hidup buat apa? Mulai muncul pemikiran macam-macam,” tambahnya.

Hingga saat ini kedua anaknya tersebut masih terus tinggal bersama Atalarik meski ia sudah mendapatkan hak asuh anak dari Pengadilan Agama Cibinong. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp