Sebelumnya berbagai cara telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang guna menekan kasus ini. Program pemberantasan sarang nyamuk atau PSN dilakukan bersama dengan Dinas Kesehatan (DKK), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang dan tokoh masyarakat salah satunya melalui pelaksanaan program Si Centik (siswa mencari jentik) karena sebaran nyamuk juga berada di sekolah.
“Setelah kita tahu problematika utama DBD adalah anak-anak, maka kerja sama dengan Disdik yang mana meminta anak laki-laki menggunakan celana panjang dan perempuan menggunakan rok panjang. Lalu muncul lah metode Wolbachia yang tidak menyebarkan DBD,” pungkas Hendi. (Ak/El)





