Politik

Bidik 18 Persen Suara, PKS Kota Semarang Matangkan Strategi Menuju Pemilu 2029

×

Bidik 18 Persen Suara, PKS Kota Semarang Matangkan Strategi Menuju Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
Bidik 18 Persen Suara, PKS Kota Semarang Matangkan Strategi Menuju Pemilu 2029
Rakerda PKS Kota Semarang di Ballroom Hotel Pandanaran Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Target politik perolehan suara yang Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Semarang pasang tidak main-main.

Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda), PKS Kota Semarang secara terbuka membidik perolehan suara 18 persen pada Pemilu 2029, atau setara sembilan kursi di DPRD Kota Semarang.

Optimisme itu mengemuka dalam forum Rakerda yang mengusung tema Kokohkan Barisan, Tingkatkan Pelayanan, Raih Kemenangan.

Kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus penegasan arah strategi partai untuk lima tahun ke depan.

Ketua DPD PKS Kota Semarang, Ali Umar Dhani, mengatakan kepengurusan periode 2025–2030 memilih melanjutkan dan menyempurnakan program-program yang telah berjalan baik.

Menurutnya, fokus utama tetap bertumpu pada penguatan K2, yakni kader dan kaderisasi.

“Program kami ke depan adalah melanjutkan yang sudah baik dan relevan. Yang belum tuntas akan kami selesaikan, dengan tetap mengacu pada K2 sebagai pondasi utama gerakan PKS Kota Semarang,” ujar Ali.

BACA JUGA: Rakerda PKS Kota Semarang Galang Donasi Rp 55 Juta untuk Korban Bencana di Sumatera

Ia menilai, kemenangan politik tidak bisa tercapai secara instan. PKS, kata dia, memilih membangun langkah kecil yang konsisten agar mampu melahirkan dampak besar di masa depan.

“Kita sedang menyiapkan diri menuju agenda besar Pemilu 2029. Kuncinya ada pada kader yang kuat, struktur yang solid, dan semangat berjamaah yang terus di jaga,” katanya.

Dukungan juga datang dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PKS, Muhammad Afif, yang hadir dalam Rakerda tersebut.

Ia menekankan pentingnya menerjemahkan tema rakerda ke dalam tindakan nyata, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan itu harus lahir dari hati yang ikhlas dan tulus. Ketika itu terbangun, dampak positifnya akan terasa bagi masyarakat. Setelah itu, konsolidasi struktur harus memperkuatnya sampai ke tingkat paling bawah,” ujar Afif.

Ia menambahkan, kemenangan PKS tidak hanya diukur dari perolehan kursi legislatif, tetapi juga dari keberhasilan membawa nilai-nilai kebaikan dalam setiap kontestasi politik.

Dalam forum tersebut, DPD PKS Kota Semarang juga memaparkan delapan program strategis yang akan menjadi tulang punggung gerakan partai.

Program itu meliputi Rumah Keluarga Indonesia, Gerakan Ekonomi Mandiri, Sekolah Kader Patriot Indonesia, serta program rekrutmen Join PKS.

Selain itu, peningkatan kapasitas kader dan pelayanan publik akan di perkuat melalui Akademi Pemimpin Indonesia, transformasi digital lewat Total PKS, Advokasi Kebijakan Rakyat, serta Jaring Wakil Rakyat atau Jawara sebagai penghubung antara legislator dan masyarakat.

Dengan strategi tersebut, PKS Kota Semarang optimistis mampu memperluas basis dukungan di tengah masyarakat.

Target 18 persen suara menurutnya, menjadi sasaran realistis yang bisa tercapai melalui kerja terstruktur, kaderisasi berkelanjutan, dan pelayanan yang konsisten.

“Rakerda ini menjadi titik awal untuk menguatkan soliditas internal dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dari situ kami berharap kepercayaan masyarakat terhadap PKS terus tumbuh,” pungkas Ali. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp