Jateng

BOP RT Rp25 Juta Mulai Cair, Ketua RT di Semarang Senang Warga Tak Perlu Lagi Iuran

×

BOP RT Rp25 Juta Mulai Cair, Ketua RT di Semarang Senang Warga Tak Perlu Lagi Iuran

Sebarkan artikel ini
BOP RT Rp25 Juta Mulai Cair, Ketua RT di Semarang Senang Warga Tak Perlu Lagi Iuran
Ketua RT dan bendahara mencairkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RT Rp25 Juta di Bank Jateng. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Program Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RT Rp25 juta per tahun mulai terasa manfaatnya oleh sejumlah pengurus RT di Kota Semarang.

Dana yang telah cair itu warga untuk berbagai kebutuhan lingkungan. Mulai dari kerja bakti, perbaikan fasilitas umum, hingga mendukung peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejumlah ketua RT mengaku program Pemerintah Kota Semarang tersebut mampu mengurangi beban iuran warga. Sekaligus menghidupkan kembali berbagai kegiatan kemasyarakatan yang sebelumnya sulit terlaksana karena keterbatasan anggaran.

Ketua RT 03 RW 02 Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Tutuk Toto Carito, mengatakan proses pencairan dana BOP di wilayahnya sudah berjalan.

Tahap pertama, pihaknya mencairkan dana sebesar Rp12 juta setelah Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) mendapat persetujuan dari kelurahan.

“Alhamdulillah RAP sudah kami ajukan dan di tandatangani Pak Lurah. Dana sudah mulai bisa dicairkan. Kami sangat bersyukur karena sebentar lagi peringatan HUT RI, sehingga anggaran ini bisa langsung warga manfaatkan,” ujarnya.

Menurut Tutuk, dana tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan rutin masyarakat. Di antaranya senam bersama, kerja bakti, pengadaan tiang dan dudukan bendera, pembelian bendera dan penjor, hingga perbaikan tutup bak sampah yang sudah rusak.

“Program ini sangat bermanfaat. Bahkan sekarang kerja bakti bisa rutin terlaksana. Kegiatan warga juga semakin sering dan lingkungan menjadi lebih terawat,” katanya.

Ia menilai mekanisme pencairan dana tidak rumit selama seluruh persyaratan administrasi terpenuhi. Pengurus RT hanya perlu menyusun rencana kegiatan, meminta pengesahan lurah, kemudian mencairkan dana melalui Bank Jateng. Selanjutnya seluruh penggunaan anggaran di laporkan melalui aplikasi yang telah tersedia.

BACA JUGA: Dana Operasional RT Rp25 Juta Bisa untuk Hidupkan Desa Wisata Mati Suri di Semarang 

“Menurut saya prosesnya cukup mudah. Setelah belanja tinggal di foto, unggah ke aplikasi, dan semua bisa di pertanggungjawabkan,” jelasnya.

Hal senada Ketua RT 02 RW 01 Kelurahan Mangkang Wetan, Adennyar Wicaksono sampaikan, Rabu, 5 Agustus 2026.