Viral

Buat Konten Viral Soal Pondok Pesantren, Trans7 Ramai Diboikot Warga

×

Buat Konten Viral Soal Pondok Pesantren, Trans7 Ramai Diboikot Warga

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi TV. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi TV. (Pexels/Pixabay)

IKLAS mendesak agar Trans7 segera mengeluarkan permohonan maaf kepada seluruh kiai dan pondok pesantren di Indonesia atas tayangan yang telah menyebar tersebut. Mereka juga mengancam untuk membawa masalah ini ke Dewan Pers jika permintaan maaf tidak segera Trans 7 lakukan.

Ancaman Laporan dan Unjuk Rasa

Tidak hanya berhenti pada kecaman, IKLAS bahkan mengancam untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwenang. “Apabila permohonan maaf tidak dilakukan dengan cepat, kami akan melaporkan kepada Dewan Pers dan pemangku kepentingan lainnya. Untuk penghentian program tersebut dan lebih jauh lagi, penutupan Trans7,” tegas mereka.

Lebih lanjut, IKLAS menyatakan bahwa jika hal ini tidak ditanggapi dengan serius, mereka akan melakukan unjuk rasa. Adapun demo itu mereka akan lakukan bersama seluruh Ikatan Alumni Pesantren lainnya untuk meminta agar Presiden RI menutup Trans7.

“Pernyataan sikap ini kami lakukan agar para konten kreator dan tim skenario dalam produksi konten lebih bijak dalam membuat tayangan yang tidak menimbulkan kesalahpahaman dan tetap mengedepankan adab atau etika,” tambah IKLAS.

BACA JUGA: Fakta-fakta Kakek Nikahi Gadis di Pacitan yang Viral, Mahar Rp3 M Palsu-Mobil Rental!

Sebagai respons terhadap kecaman ini, tagar #BOIKOTTRANS7 terus menggema di sosial media. Sejumlah pesan yang mendukung boikot pun bermunculan, dengan banyak pengguna yang mengungkapkan rasa kecewa mereka atas penayangan tersebut. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp