SEMARANG, beritajateng.tv – Desa Sumbersoko, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, tengah menjadi sorotan warganet usai insiden pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya seorang bos rental mobil asal Jakarta.
Topik Sukolilo dan Pati pun terus menjadi pembahasan warganet di platform X dan berbagai media sosial lainnya.
Baru-baru ini, sejumlah oknum bahkan menambahkan beragam tanda lokasi aneh-aneh pada peta wilayah Desa Sumbersoko di Google Maps. Nama-nama itu jelas menjurus pada kasus tewasnya bos rental yang terjadi di desa tersebut.
Per Rabu, 12 Juni 2024, ketika melakukan pencarian Desa Sumbersoko di Google Maps, pengguna bakal mendapati sejumlah lokasi dengan nama-nama tak wajar.
Nama-nama lokasi tersebut antara lain “Desa Penadah”, “BLACK LIST”, “Sarang binatang buas”, serta “Daerah Primitif, Red Zone And Blacklist Area”.
Selain itu, ada pula nama lokasi “Hapus tempat ini dari peta” dan “Maling Mobil Rental”.
Peristiwa pengeroyokan yang menewaskan Burhanis, pemilik rental mobl asal Jakarta, yang terjadi di Desa Sumbersoko itu hingga kini terus mendapat banyak hujatan dari warganet.
Kasus tersebut menyebabkan wilayah Sukolilo dan Pati menjadi target kritik keras di media sosial.
Tak hanya Sumbersoko Sukolilo, 5 daerah di Pati ini banyak yang menyebutnya sarang kendaraan bodong
Tak hanya itu, beredar pula kabar di Instagram mengenai lima lokasi di Kabupaten Pati yang menurut dugaan menjadi sarang penadah kendaraan ilegal alias bodong.
Kelima lokasi tersebut tersebar di wilayah Jaken, Gembong, Dukuhseti, Tayu, dan Jepara.
Unggahan akun Instagram @voltcy*** tersebut lantas menarik perhatian warganet, yang mendesak agar pihak berwenang segera menggerebek lokasi-lokasi tersebut.
“Ingat! harus personil gabungan TNI Polri,” tulis akun tersebut pada Selasa, 11 Juni 2024. (*)




