SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kini memastikan kebutuhan para pecinta hewan akan perawatan hewan kesayangan terpenuhi dengan membuka layanan di Klinik Hewan Gayamsari dan Puskeswan Mijen.
Klinik Hewan Gayamsari terletak di Jalan Slamet Riyadi Nomor 4 B, Gayamsari. Sementara Puskeswan Mijen berlokasi di Jalan RM. Hadisubeno, Tambangan, Mijen.
Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengundang masyarakat untuk membawa hewan peliharaan mereka untuk pemeriksaan.
BACA JUGA: Video PMK Meluas di Semarang, Ada 47 Kasus Hewan Ternak Terkena
“Silakan Bapak/Ibu, masyarakat yang ingin memeriksakan hewan peliharaan bisa langsung datang ke Klinik Hewan Gayamsari atau Puskeswan Mijen,” ujarnya.
Layanan yang dapat masyarakat akses meliputi:
– Konsultasi dan Pemeriksaan Kesehatan: Pemeriksaan kondisi fisik umum hewan, pengobatan melalui injeksi, serta konsultasi mengenai pemeliharaan dan kesehatan.
– Pemeriksaan USG: Pemeriksaan kebuntingan pada hewan menggunakan ultrasonografi.
– Vaksinasi: Vaksinasi rabies untuk anjing dan kucing, serta vaksin untuk tiga penyakit kucing dan vaksin anjing.
– Tindakan Steril: Tindakan kastrasi untuk kucing jantan dan ovariohisterektomi untuk kucing betina.
“Layanan ini dikenakan biaya sesuai dengan Perda Kota Semarang Nomor 10 tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Namun, biaya yang di kenakan masih terjangkau,” jelas Mbak Ita.
Masyarakat yang ingin memeriksakan hewan kesayangannya dapat mendaftar melalui tautan: [LINK KE Klinik Hewan] (https://sikewan.dispertan.semarangkota.go.id/). Atau datang langsung ke Klinik Hewan Gayamsari dan Puskeswan Mijen.
Jam operasional Klinik Hewan Gayamsari dan Puskeswan Mijen adalah Senin-Kamis pukul 08.00-15.00 WIB, dan khusus hari Jumat pukul 08.00-11.30 WIB. Pelanggan juga dapat mengajukan pertanyaan tentang layanan melalui WhatsApp Klinik Hewan (pada jam kerja) di nomor 08886867434.
“Menyediakan layanan ini, kami memiliki total 13 tenaga medis, terdiri dari 8 dokter hewan dan 5 paramedis yang berkompeten dan berpengalaman. Kami berharap layanan ini dapat membantu masyarakat merawat anabul (anak bulu) kesayangan mereka,” tambah Mbak Ita.





