Gambar maupun narasi unik yang tercantum dalam baliho caleg, bagi Lisa, semakin menguntungkan dengan masifnya media sosial seperti saat ini. Alasannya, baliho unik juga berpotensi membuat orang mencari siapa sesungguhnya sosok caleg tersebut.
“Ketika ada awareness yang muncul dan viral, orang jadi pengin tahu lebih dalam. Itu bisa dimanfaatkan dan ditarik oleh caleg bagaimana mengemas dirinya dengan keviralan itu. Seperti siapa personel ataupun programnya. Ini akan memungkinkan calon pemilih mempelajari lebih dalam,” ungkap Lisa.
Kendati demikian, risiko caleg untuk mendapat citra tidak baik bisa saja terjadi jika masyarakat tak mencari tahu lebih dalam terkait hal itu.
“Kalau respons masyarakat yang muncul hanya sekadar melihat baliho unik itu saja tanpa menggali lebih dalam, maka itu bisa memperburuk citra caleg terkait,” tandas Lisa. (*)
Reporter: Made Dinda Yadnya Swari, Elly Amaliyah, Fadia Haris Nur Salsabila
Editor: Ricky Fitriyanto





