SEMARANG, beritajateng.tv – Di tengah krisis air bersih akibat musim kemarau yang melanda Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Dablongan Care Community (DCC) Sruwen menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan air bersih secara gratis kepada warga.
Komunitas sosial yang berbasis di Sruwen, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, itu kembali mengirimkan bantuan air bersih bagi warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air.
Baru-baru ini, DCC Sruwen telah dua kali menyalurkan bantuan air bersih ke Dusun Jagir setelah menerima permohonan dari Pemerintah Desa Kedungringin. Permohonan tersebut terajukan karena warga setempat semakin kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.
Anggota DCC Sruwen, Sugiarto, mengatakan komunitasnya telah menyalurkan sedikitnya 12 ribu liter air bersih menggunakan sembilan armada.
“Bantuan air bersih kami salurkan merata di sembilan titik penampungan darurat yang tersebar di lingkungan Dusun Jagir,” jelas pria yang akrab dengan sapaan Temon itu, Senin 3 Agustus 2026.
BACA JUGA; Krisis Air Bersih Kabupaten Semarang Meluas, 870 Jiwa di Kecamatan Suruh Bergantung pada Bantuan
Temon menjelaskan, seluruh pasokan air bersih dari sumber mata air Senjoyo, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran. Lokasi sumber air tersebut berjarak sekitar 15 kilometer dari Desa Kedungringin.
Meski harus menempuh jarak yang cukup jauh, seluruh biaya pengambilan dan distribusi air ditanggung secara mandiri oleh DCC Sruwen.
Sebelumnya, komunitas tersebut juga telah menyalurkan bantuan sebanyak delapan armada atau sekitar 10 ribu liter air bersih kepada warga Desa Pakis, Kecamatan Bringin, yang juga terdampak kekeringan.
Temon menegaskan, seluruh kegiatan yang DCC Sruwen lakukan murni merupakan aksi sosial tanpa kepentingan apa pun. Air bersih yang disalurkan juga diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.
Ia menambahkan, kegiatan serupa bukan kali pertama DCC Sruwen lakukan. Komunitas tersebut telah rutin menyalurkan bantuan air bersih setiap musim kemarau ke berbagai wilayah yang mengalami krisis air.
Untuk memperoleh bantuan, warga cukup mengajukan permohonan melalui pusat informasi DCC Sruwen di media sosial.
“Selanjutnya bantuan air bersih kami kirimkan,” tegasnya.
BACA JUGA: Dukung Penanganan Banjir di Sumatera Barat, PMI Blora Kirim Bantuan Armada Tangki Air Bersih dan Relawan
Sementara itu, Kepala Dusun Jagir, Nur Amin, membenarkan pihaknya telah berupaya mencari bantuan air bersih dari berbagai pihak, termasuk menghubungi DCC Sruwen melalui media sosial.
“Saya berupaya melakukan komunikasi dengan banyak pihak agar bisa memberikan bantuan dropping air bersih ke lingkungan kami, salah satunya kepada DCC Sruwen,” jelasnya.
Terkait solusi jangka panjang, Nur Amin mengatakan pihaknya telah mengupayakan pembangunan sumur bor dalam melalui bantuan BNNP.
“Jika tidak mundur, pelaksanaannya akhir tahun nanti,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





