Jateng

Cuaca Panas Ekstrem, Begini Imbauan Walikota Semarang

×

Cuaca Panas Ekstrem, Begini Imbauan Walikota Semarang

Sebarkan artikel ini
Cuaca Panas Ekstrem,
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengimbau masyarakat agar menjaga kondisi tubuh ditengah cuaca panas ekstrem di Kota Semarang, Rabu 4 Oktober 2023. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Menghadapi cuaca panas ekstrem, Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dan kesehatan.

Sedikit informasi, suhu rata-rata di Kota Semarang belakangan ini bisa mencapai 37-38 derajat celcius. Suhu tersebut lebih tinggi dari pada musim kemarau pada tiga tahun terakhir.

Hal itu bisa berdampak pada sistem kekebalan tubuh manusia. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap memakai masker dan baju lengan panjang terutama saat keluar ruangan di tengah terik, karena cuaca panas menyebabkan banyak debu,” ujarnya.

“Dan yang terpenting, jaga makanan, perbanyak minum air putih agar terhidrasi. Jaga kondisi sehingga ketahanan tubuh kita juga lebih kuat,” lanjut Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Menurutnya, kondisi cuaca panas yang ekstrem tak hanya terjadi di Kota Semarang, tapi juga di daerah lain. “Sudah sejak awal adanya fenomena El Nino ini, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota tidak henti-hentinya mensosialisasikan kepada masyarakat,” katanya.

Pemkot Semarang, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pendidikan. Serta Dinas Kesehatan tak ketinggalan untuk selalu mensosialisasikan dan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap cuaca panas ekstrem.

“Kalau memang terasa kurang fit, bisa segera berobat. Jika tidak terlalu penting, kurangi beraktivitas di luar ruangan pada siang tengah hari,” lanjutnya.

Sebagai perempuan, Mbak Ita juga meminta para ibu-ibu untuk rutin membersihkan lingkungan terlebih karena debu akibat cuaca panas ekstrem.

“Karena debunya banyak, kita juga harus sering bersih-bersih rumah, bersihkan kantor. Karena aktivitas paling banyak kan di rumah dan kantor, sehingga kita harus mengatur diri sendiri dan keluarga agar tetap sehat,” jelasnya.

Cuaca Panas Ekstrem

Sementara Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo mengatakan, pemenuhan gizi seimbang sangat penting di tengah cuaca panas ekstrem akibat kemarau panjang. Jika tidak kita antisipasi dengan asupan gizi yang baik, maka kekebalan tubuh orang akan menjadi sangat rentan.

“Lihat isi piringmu, artinya harus ada keseimbangan karbohidrat, protein, lemak, sayur, dan buah. Asupan ini bisa membuat kebal dan ketahanan tubuh lebih baik,” ujarnya.

Politikus Golkar itu mengatakan, selain pemerintah turun ke bawah, masyarakat sendiri juga harus melakukan upaya-upaya preventif. Supaya terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan panas ekstrem tersebut. Terlebih, bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

“Bisa dehidrasi jadi mudah lelah, gangguan saluran pernapasan, lalu perubahan siang menuju malam harus disikapi dengan baik,” katanya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp