HeadlineIndepth

Dari Gombel hingga Pinggir Pantai, Deretan Mal Kelas Atas Bakal Berdiri di Semarang, Investasi Capai Triliunan

×

Dari Gombel hingga Pinggir Pantai, Deretan Mal Kelas Atas Bakal Berdiri di Semarang, Investasi Capai Triliunan

Sebarkan artikel ini
mal baru Kota Semarang
Queen City Mall, salah satu mal di Kota Semarang yang menempati lahan eks Pasaraya Sri Ratu di Jalan Pemuda Semarang. (SRLand Properties)

Ia mengatakan, investasi sempat melambat tatkala pandemi Covid-19 melanda. Namun itu tak lama. Begitu pandemi Covid-19 berakhir, banyak investasi di Kota Semarang kembali bergairah. Beberapa sektor bisnis cukup aktif mendapatkan peluang investasi. Sektor perdagangan, konstruksi, kesehatan, pendidikan, dan industri paling terasa.

Menurutnya, investasi yang masuk ke Kota Semarang sepanjang 2023 telah melebihi target. Yakni mencapai Rp. 27.205.700.370.019 realisasi dari target Rp 25.684.059.000.000 pada tahun 2023.

Sedangkan pada tahun 2024 ini, target investasi Kota Semarang naik 27 persen menjadi Rp 27.362.089.000.000.

Ia menambahkan, peningkatan investasi pada tahun 2023 terjadi pada sektor perdagangan, perindustrian dan pariwisata. Hal ini tampak dengan hadirnya banyak mal, hotel, restoran, dan kafe.

“Lokasi dan faktor geografis yang berdekatan dengan Kawasan Industri Batang dan Kendal, menjadi peluang usaha yang kuat bagi kota Semarang,” katanya.

BACA JUGA: Tegaskan Tahun Politik Tak Urungkan Niat Investor, DPMPTSP Jateng Anggap Kondisi Tetap Stabil

Sementara itu, Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan pihaknya selalu menyambut baik investor yang ingin menanamkan modalnya dalam meningkatkan perekonomian. Mbak Ita, sapaan akrabnya menyebut, investasi telah menyebar dari wilayah atas hingga pesisir Kota Semarang. Menurutnya, dengan bertambahnya mal, akan meningkatkan perekonomian, sekaligus bisa membantu UMKM untuk menjual produknya.

“Ada multiplier effect-nya, di mal pasti ada tempat makan dan kuliner bagi pelaku UMKM,” terangnya.

Sementara untuk menggaet para investor masuk ke Semarang, Mbak Ita menegaskan akan mempermudah pengurusan izin investasi untuk mendongkrak geliat ekonomi daerah. Namun tetap menaati aturan yang berlaku.

“Dengan adanya investasi, bisa membantu pemerintah dengan membuka lapangan kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran,” pungkasnya.

Ia menjelaskan Kota Semarang memiliki sistem terpadu dalam memberikan perizinan terhadap para investor.

“Saya mendorong perizinan terpadu yang saling terkait. Sekarang ini, teman-teman (Pemkot Semarang) selalu rapat bersama membahas program atau proyek rencana investasi,” ujarnya.

Mal baru Semarang, The Park berlokasi strategis dekat bandara