Aksi protes dan perlawanan warga terhadap relokasi ini mencapai puncaknya dengan kerusuhan di depan kantor BP Batam. Para demonstran melemparkan flare, botol, batu, kayu, dan berbagai benda lainnya, mengecam kebijakan relokasi yang mereka anggap tidak sesuai dengan keinginan mereka. (*)
Ditolak Warga Hingga Timbul Kericuhan, Begini Konsep Rempang Eco City Batam, Relokasi Jadi Biang Perkara





