SEMARANG, beritajateng.tv – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bakal menggelar ajang lari malam bertajuk “Gubernur Run 2025″ pada Selasa, 28 Oktober 2025 malam.
Event lari malam yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah dengan menggandeng Zilenial Jateng ini akan dimulai dan berakhir di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang.
Ajang ini terbuka dalam dua kategori, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer, dengan flag off masing-masing pada pukul 18.50 WIB dan 18.30 WIB. Tiket presale untuk kedua kategori sudah ludes terjual, sementara harga reguler dipatok Rp145 ribu untuk 5K dan Rp175 ribu untuk 10K.
BACA JUGA: Sukses BAFLIONSRUN 2025: 3 Ribuan Pelari di GBK Dukung Pejuang Kanker Anak
Panitia menyediakan berbagai fasilitas bagi peserta, mulai dari jersey resmi Gubernur Run, medali finisher, refreshment, doorprize, race BIB, kartu Zilenial digital, photobooth, dokumentasi, hingga dukungan medis di lapangan.
Ajang ini juga menghadirkan hiburan DJ dan band, dengan bintang tamu utama Tenxi dan Serempet Gudal.
Tak sekadar event lari, Gubernur Run 2025 bakal makin semarak dengan Job Fair dan zona UMKM
Kepala Disporapar Jawa Tengah, Muhammad Masrofi, menyebut gelaran ini bukan sekadar lomba lari malam, melainkan bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan berbagai kegiatan untuk generasi muda.
“Jadi kami memang rencana akan mengadakan Gubernur Run tanggal 28 Oktober. Itu memang bersamaan ya, berbarengan dengan Hari Sumpah Pemuda,” ujar Masrofi saat ditemui di kantornya, Selasa, 14 Oktober 2025.
Menurutnya, kegiatan ini akan menghadirkan beberapa zona interaktif, mulai dari job fair, UMKM kreatif dan kuliner, zona komunitas dan edukasi, hingga talkshow dan workshop bertema Zilenial Jateng Menjemput Generasi Emas 2045.
BACA JUGA: Bank Jateng Friendship Run Purwokerto Padukan Lari Sehat dan Pemberdayaan UMKM Lokal
“Jadi nanti kami buka job fair ya, barangkali generasi muda ada yang mau mendaftar kerja. Terus yang kedua, ada zona UMKM kreatif dan kuliner. Kami juga mengadakan kegiatan UMKM kreatif dan kuliner bazar-bazar,” sambungnya.
Tak hanya itu, kata dia, terdapat talkshow dan workshop yang menghadirkan narasumber dari kalangan tokoh muda, pelaku industri konten kreatif, dan akademisi. Gubernur Run sendiri merupakan puncak acara untuk menggabungkan sport tourism dan gaya hidup sehat.
Sebut lari sudah jadi industri, Gubernur Run targetkan seribu peserta
Lebih jauh, Masrofi menjelaskan alasan pemilihan olahraga lari lantaran memiliki daya tarik luas dan gampang masyarakat akses. Ia mengungkap, animo masyarakat terhadap lari terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Target panitia dalam Gubernur Run yakni mencapai 1.000 peserta.
“Karena lari itu olahraga yang murah, olahraga yang bisa semua orang ikuti. Animo masyarakat terhadap lari itu akhir-akhir ini berkembang semakin banyak. Sehingga kadang-kadang kalau kami membuka event lari yang daftar malah melebihi target yang kami tentukan,” lanjutnya.
Menurut Masrofi, Gubernur Run 2025 merupakan event lari malam kedua setelah Kota Lama Night Run yang terlaksana beberapa tahun lalu. Berbeda dengan lari pagi, lari malam menurutnya mampu memberi nuansa berbeda.
BACA JUGA: Daftar 5 Jenis Olahraga yang Bisa Turunkan Berat Badan, Lakukan dengan Rutin!
“Tidak hanya lari pagi, tetapi lari malam juga kami lakukan untuk menyemarakkan sport tourism yang ada di Kota Semarang. Karena sekarang kami gabungan tidak hanya pariwisata saja, tidak hanya olahraga saja, tapi sudah sport tourism,” paparnya.
Ia pun menyebut olahraga lari kini telah menjadi industri yang hidup di luar skema pemerintah, dengan dukungan sponsor dan komunitas.
“Teman-teman yang mengadakan event lari itu tidak tergantung dari dana pemerintah. Itu semua jalan-jalan sendiri, sudah jadi industri menggandeng sponsorship yang ada,” katanya.
Pastikan night run berjalan aman
Lebih lanjut, rute Gubernur Run 2025 akan melintasi sejumlah landmark Kota Semarang. Masrofi menyebut titik start dan finis rute tersebut yakni di Kantor Gubernur Jawa Tengah.
“Rutenya melewati landmark Kota Semarang. Kami baru rancang untuk rutenya, tapi akan melewati di dalam kota terus nanti start dan finisnya di kantor gubernur,” ujar Masrofi.
Dengan jumlah peserta yang besar, Masrofi memastikan panitia menyiapkan sistem keamanan dan penanda khusus, seperti gelang lampu menyala untuk membedakan pelari dengan pengguna jalan lain.
BACA JUGA: Olahraga Tak Kenal Waktu, Begini Serunya Lari Malam Hari bersama Semarang Runners
“Untuk lari malam hari itu kami beri tanda-tanda. Nah, tanda-tanda salah satunya yaitu tadi gelang warna, gelang lampu yang bisa nyala. Ini untuk membedakan dengan pejalan kaki atau yang lainnya,” jelasnya.
Event Gubernur Run 5K akan mulai pukul 18.45 hingga 20.00 WIB, sedangkan 10K berlangsung pukul 18.45 hingga 21.00 WIB.
“Pada satu titik-titik tertentu ya kami adakan pengamanan sesuai dengan rute dan panitia juga sudah ada di setiap rute itu,” pungkas Masrofi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





