Nasional

Fakta-fakta Taktik Hamas yang Keluarkan Kekuatan Lebih Canggih dari Israel

×

Fakta-fakta Taktik Hamas yang Keluarkan Kekuatan Lebih Canggih dari Israel

Sebarkan artikel ini
ilustrasi tentara.
Ilustrasi tentara. (foto: Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Serangan Hamas pada beberapa waktu lalu terhadap Israel menyita perhatian dunia. Adapun taktik yang mereka keluarkan termasuk canggih dari pada Israel.

Bahkan, karena taktik Hamas itu, Israel menyebut serangan Hamas merupakan salah satu yang paling besar yang pernah terjadi di negara Yahudi itu.

Tak hanya itu, Hamas juga mengeluarkan taktik penyerangan dimana tembakan mereka dapat menghancukan pertahanan sistem pertahanan besar Israel, yakni Iron Dome.

Sebagaimana kita ketahui, Hamas menggunakan udara, laut dan darat untuk melancarkan serangan terhadap Israel. Adapun hal tersebut di dalam istilah militer tersebut sebagai operasi multi-domain.

Awalnya, Hamas lakukan serangan terhadap pos pengamatan Israel dengan menggunakan drone sebelum serangan roket besar-besaran. Roket tersebut lah yang menghancurkan Iron Dome, sistem pertahanan andalan Israel.

Hal itu lah yang mereka sebut sebagai operasi pembentukan, yang mana pada dasarnya merupakan persiapan untuk tahap berikutnya, pemasukan secara fisik ke dalam wilayah Israel.

BACA JUGA:Ternyata 5 Negara ASEAN Ini Berhubungan Diplomatik dengan Israel, Apa Saja?

Setelah itu adalah infiltrasi fisik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menyerang Israel dari berbagai arah lalu menyerang sasaran militer Israel, membunuh dan menangkap tentara serta merampas peralatan militer.

Hal yang mendasari semua kegiatan ini adalah penggunaan elemen psikologis – termasuk merekam dan menyiarkan serangan di komunitas perbatasan Israel dan konser musik serta menangkap tentara dan warga sipil Israel dan membawa mereka kembali ke Jalur Gaza.

Beberapa fakta taktik Hamas dalam menyerang Israel

Melansir dari Al Jazeera, berikut beberapa taktik yang Hamas pakai dalam menginvasi Israel.

1. Ancaman berkembang

Dari serangannya di beberapa waktu lalu, Hamas tampaknya belajar dari berbagai sumber. Mereka memanfaatkan taktik yang pejuang di Jenin lakukan pada tahun 2002, selain itu juga dari pertemuan mereka dengan Israel.

Tampaknya juga, Hamas mendapat inspirasi dari infrastruktur militer Hizbullah dan strategi perang pemberontak.

Selama serangan Israel di Gaza pada tahun 2014, Hamas belajar soal pentingnya perang perkotaan dan bagaimana memanfaatkan alat peledak improvisasi (IED), jaringan terowongan, perang psikologis, dan perang asimetris.

2. Perencanaan tersembunyi

Perencanaan yang Hamas lakukan tepatnya mereka lakukan saat Israel tengah ‘repot’ dengan ketegangan politik yang mengguncang negara tersebut selama berbulan-bulan.

Penyebab perpecahan ini adalah serangkaian undang-undang yang terdorong oleh pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang akan melemahkan sistem peradilan hingga ke titik di mana ia tidak bisa lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Seperti yang terulangi oleh para penentangnya dalam protes mingguan. 

BACA JUGA:Serangan Israel Terhalang Badai Pasir, Invasi ke Jalur Gaza Diundur

Kerusuhan tersebut akan menimbulkan apa yang dikenal sebagai “kebisingan latar belakang” yang dapat mengganggu intelijen Israel. 

Hamas akan mempelajari pengumpulan intelijen Israel, mengidentifikasi sumber-sumber Israel dan memfokuskan mereka pada hal lain, untuk menyembunyikan persiapan mereka.

3. Pejuang Jenin

Taktik invasi Hamas juga menggunakan wawasan yang sebelumnya para pejuang Jenin gunakan selama Pertempuran Jenin pada tahun 2002, yang telah menjadi simbol perlawanan Palestina.

Dari laporan Human Rights Watch, serangan Israel terhadap kamp pengungsi Jenin telah menewaskan 52 warga Palestina termasuk wanita dan anak-anak. Sebanyak 23 tentara Israel pun mengalami luka-luka.

Salah satu pelajaran penting yang dipelajari Hamas dari Pertempuran Jenin adalah efektivitas IED dalam menimbulkan korban jiwa dan mengganggu operasi militer Israel.

IED pun harganya terjangkau dan mudah orang sembunyikan, menjadikannya alat yang berharga untuk peperangan asimetris. 

Hamas sejak itu memasukkan IED ke dalam persenjataannya, menggunakannya untuk menargetkan kendaraan, patroli, dan instalasi militer Israel.

Itu dia beberapa taktik yang Hamas gunakan untuk menginvasi Israel yang rupanya mendapat dari ajaran-ajaran tertentu.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp