Jateng

Hadiri Nusantara Dharma Book Festival Jogja, Ariel Tatum Bahas Kesehatan Mental

×

Hadiri Nusantara Dharma Book Festival Jogja, Ariel Tatum Bahas Kesehatan Mental

Sebarkan artikel ini
Ariel Tatum di Nusantara Dharma Book Festival 6.0. (Dok)
Ariel Tatum di Nusantara Dharma Book Festival 6.0. (Dok)

SEMARANG, beritajateng.tv – Gelaran Nusantara Dharma Book Festival di Sangkring Art Space, Bantul, Jogja yang berlangsung pada 2 hingga 6 Oktober 2024 menghadirkan beberapa figur terkenal. Di antaranya adalah aktris Ariel Tatum.

Selain Ariel Tatum, terdapat beberapa figur lain seperti Adjie Santosoputro, Eka Kurniawan, dan tokoh nasional di bidang kesenian, kesehatan mental, dan literasi untuk memperkenalkan manfaat budaya literasi warisan Sriwijaya untuk kesehatan mental.

 Pesta literasi tahunan ini diisi dengan aneka talkshow, bedah buku, pertunjukan dan pameran seni, serta bazar buku akbar yang melibatkan lebih dari 100 penerbit se-Indonesia.

Dalam acara ini, terdapat pameran bertajuk “Menilik Diri: Utas Rahasia yang Tak Kausadari” menghadirkan karya-karya yang mengikuti proses meraih kebahagiaan berdasarkan filsafat Buddhis tentang Empat Kebenaran tentang Penderitaan. Yaitu mulai dari menyadari penderitaan itu sendiri, menelusuri sebabnya, belajar tentang akhir dari penderitaan tersebut, hingga menapaki jalan menuju akhir penderitaan dan mengembangkan cinta tanpa pamrih untuk meraih kebahagiaan yang sempurna.

BACA JUGA: Serunya Pasar Senggol Hotel Grand Candi Semarang Edisi Kemerdekaan, Ada Klub Buku hingga Komikus

Proses meraih kebahagiaan yang dimulai dari memahami penderitaan yang dialami ini juga Ariel Tatum tegaskan dalam talkshow bertajuk “Hidup Getir Namun Diri Tak Gentar” pada hari terakhir acara, Minggu, 6 Oktober 2024. 

Ariel mengaku bahwa sebelumnya, ia takut untuk mengetahui apa penderitaan yang ia alami.

“Dulu tuh aku agak mikir, aku mau tahu nggak ya apa diagnosanya? Karena saat itu aku pikir aku nggak mau label myself gitu. Aku takut. Aku jadi merasa aneh atau merasa beda dengan yang lain,” ungkap Ariel.

Namun, setelah ia mengetahui apa penderitaan yang ia jalani, ia dapat menjalani proses pemulihan dengan baik dan cepat.

“Tapi ternyata begitu aku tahu akarnya di mana, proses pemulihan itu malah lebih terkurasi dengan baik. Sehingga proses penyembuhannya itu bisa lebih cepat,” lanjutnya.

Masih berkaitan dengan aspek kesehatan mental, turut hadir pula praktisi kesehatan mental Adjie Santosoputro. Ia berbagi tentang cara mengubah penderitaan menjadi cinta untuk diri sendiri dan banyak orang.

BACA JUGA: Latihan Ngetik Satu Semester, Siswa SDN Pesantren Semarang Luncurkan Buku Kumpulan Puisi

Ia berpendapat bahwa acara seperti Nusantara Dharma Book Festival ini bermanfaat untuk banyak orang. Sehingga baik untuk mengadakannya lebih dari satu kali dalam setahun.

“Acara ini kan penuh pembelajaran, penuh hal-hal yang bermanfaat buat banyak orang. Selama ini setahun sekali ya? Harusnya setahun dua kali,” pesan Adjie. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp