Hukum & Kriminal

Hadirkan Tim Tipikor, Polda Jateng Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi KONI Kudus

×

Hadirkan Tim Tipikor, Polda Jateng Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi KONI Kudus

Sebarkan artikel ini
KONI Kudus
Suasana pemeriksaan di ruang kantor KONI Kudus, Jawa Tengah, oleh tim Tipikor Polda Jateng terkait laporan dugaan penggunaan dana untuk Porprov yang tidak sesuai aturan, Rabu, 8 November 2023. (ant)

KUDUS, beritajateng.tvKepolisian Daerah Jawa Tengah menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan korupsi dana kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2023. Polda Jateng lantas melakukan pemeriksaan terhadap pengurus KONI dan pengurus cabang olahraga di Kabupaten Kudus.

“Kehadiran Tim Tipikor Polda Jateng ke Kudus ini sudah sejak Senin (4 November 2023) yang memeriksa jajaran pengurus KONI Kudus, sedangkan hari ini (8 November 2023) memeriksa pengurus cabang (Pengcab) olahraga,” ujar Koordinator Bidang Hukum Keolahragaan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus, Yusuf Istanto, Rabu, 8 November 2023.

Ia mengungkapkan bahwa pemeriksaan tersebut terkait laporan masyarakat bahwa dalam pelaksanaan Porprov Jateng 2023 di Pati Raya, termasuk Kabupaten Kudus sebagai salah satu tuan rumah, terjadi dugaan penyalahgunaan keuangan.

BACA JUGA: Geledah Kantor KONI Kudus Terkait Kasus Dana Hibah, Kejari Sita Barang dan Dokumen Penting Ini

Dalam pelaksanaan Porprov tersebut, kata Yusuf, memang ada anggaran untuk pengadaan jersey atau kaos tim Porprov asal Kudus, serta terkait transportasi, penginapan, pemusatan latihan, juga uang saku.

Hanya saja, imbuhnya, dalam pelaksanaannya menurut dugaan ada beberapa permasalahan, terutama dalam pengadaan kaos tim Porprov asal Kudus.

Untuk itulah, Tim Tipikor Polda Jateng melakukan pendalaman kasus tersebut, terutama dalam pengadaan beberapa kebutuhan tim Porprov asal Kudus yang menurut dugaan tidak sesuai ketentuan.

BACA JUGA: Proses Hukum Berlanjut, Kejari Gandeng BPKP Hitung Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi KONI Kudus

Periksa seluruh pihak yang terkait dengan KONI Kudus

Selain jajaran pengurus KONI Kudus, baik pelaksana tugas Ketua KONI Kudus, bendahara dan sekretarisnya, juga jajaran pengurus cabang olahraga Kudus turut dalam pemeriksaan.

“Dari informasi salah satu ketua pengcab olahraga, pertanyaannya terkait pengadaan kaos. Kemungkinan juga terkait ada tidaknya penawaran kepada pihak ketiga serta ada tidaknya kontrak kerja. Selain itu, juga ditanya jumlah seragam tim yang diterima, kualitasnya seperti apa, kemudian juga soal menu makanan,” ujarnya.

Ia memperkirakan pemeriksaan masih akan berlangsung hingga Kamis, 9 November 2023 karena masih ada beberapa pengcab yang belum termintai keterangannya.

BACA JUGA: Periksa 60 Saksi dari Atlet hingga Pengurus, Kejari Selidiki Kasus Penyalahgunaan Dana Hibah KONI

“Dari jumlah pengcab yang mengikuti Porprov 2023, memang ada empat pengcab yang belum menerima kaos,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengcab Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kudus, Muhammad Nur Hasyim, mengakui beroleh pertanyaan dari tim dari Polda Jateng terkait semua hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Porprov.

Pertanyaan tersebut, di antaranya, terkait penginapan di hotel, makan, transportasi, pusat pelatihan, hingga uang saku untuk atlet.

Terkait transportasi, kata Nur, pihaknya hanya tinggal memanfaatkan kendaraan yang tersedia tanpa harus mencari. Itu, imbuhnya, sudah termasuk kebutuhan makan dan minum selama mengikuti Porprov. (ant)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp