Jateng

Kalemdiklat Polri, Fokus Pembentukan Bakomsus Polri (Community of Interest)

×

Kalemdiklat Polri, Fokus Pembentukan Bakomsus Polri (Community of Interest)

Sebarkan artikel ini
Bakomsus
Pembentukan Bakomsus Polri ini pada community of interest yang tidak terbatas oleh wilayah persoalan tertentu. (Foto: Bowo Pribadi/beritajateng.tv).

UNGARAN, beritajateng.tv – Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana membuka pendidikan pembentukan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Polri tahun 2025.

Upacara pembukaan pendidikan pembentukan Bakomsus ini berlangsung di Lapangan Pusat Pendidikan (Pusdik) Binmas Lemdiklat Polri Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin, 13 Januari 2025.

Sebanyak 434 peserta mengikuti pendidikan kepolisian kepangkatan bintara. Syaratnya pendidikan SMK hingga S-1 Pertanian, Perikanan, Peternakan, Gizi hingga Kesehatan Masyarakat ini.

Pembentukan Bakomsus Polri

Usai upacara pembukaan, Kalemdiklat Polri, Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana mengungkapkan, fokus pembentukan Bakomsus Polri ini yakni pada community of interest yang tidak terbatas oleh wilayah persoalan tertentu.

BACA JUGA: Deretan Tempat Outbond Seru di Ungaran Semarang, Ada yang Kids Friendly!

“Mereka ini akan menjadi polisi yang mendukung, membantu untuk berdiskusi, mencari akar masalah, dan menemukan cara untuk mengatasinya,” jelasnya.

Contohnya, kalau ada permasalahan yang berkaitan dengan pertanian -seperti pupuk atau kebutuhan air untuk pertanian-, harapannya Bakomsus Polri bisa memberikan solusi untuk semua pihak.

Termasuk juga masalah-masalah lain yang masyarakat hadapi seperti persoalan pangan, peternakan dan lainnya.

“Akar masalah bukan menjadi urusan kepolisian, tetapi ketika sudah menjadi gangguan atau masalah keteraturan sosial akan menjadi urusan polisi,” tegasnya.

BACA JUGA: Weekend Paling Asyik Cobain Kuliner Legendaris Ungaran, Ada Bebek Martien yang Juicy!

Oleh karena itu, para bintara Polri ini tidak akan hanya belajar di Pusdik saja, tetapi sampai kapan pun mereka akan menjadi pembelajar. Mereka harus bisa memahami dan bukan untuk dipahami.

“Dengan begitu, para anggota Bakomsus Polri ini bisa diterima, didukung hingga bisa menjadi bagian dari masyarakat yang dilayani,” tegasnya kepada awak media.

Saat wartawan beritajateng.tv bertanya terkait kebutuhan Bakomsus Polri secara nasional, Chrysnanda menyampaikan akan terus dikembangkan. Jika Bakomsus Polri ini bisa berkembang, maka nantinya juga akan bisa melatih yang lain.

Setelah menjalani pendidikan ini, mereka juga telah memiliki kemampuan sekaligus kompetensi sebagai master trainer.

“Terkait kebutuhan, nanti kebijakan pimpinan Polri seperti apa atau kita bekerja sama dengan kementerian/lembaga nanti akan kita pikirkan,” tegasnya. (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp