SEMARANG, beritajateng.tv – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah sambangi Kantor DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Senin 15 Juli 2024 sore.
Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Muhammad Yusuf Chudlori alias Gus Yusuf mengungkap, kunjungan itu sebagai ajang silaturahmi antar partai di Jawa Tengah.
Sekaligus, kata Gus Yusuf, menyatukan sinergi jelang Pilgub Jawa Tengah yang tinggal menghitung bulan. Selain itu, peta politik Pilkada di 35 kabupaten/kota Jawa Tengah tak luput ia bahas dalam anjangsana tersebut.
Bahkan, Gus Yusuf menegaskan koalisi PKB dengan partai politik lain, tak terkecuali PKS, sangat terbuka lebar.
“(Kemungkinan koalisi) sangat terbuka. Kalau kursi PKB ada 20, PKS 11, wah lebih dari cukup ini. Sudah bisa berlayar partainya ini kita,” ujar Gus Yusuf usai pertemuan.
Saat disinggung akankah PKB dan PKS berada di gerbong yang sama, Gus Yusuf melempar sinyal untuk berkoalisi.
“Mungkin bisa jadi seperti itu (satu gerbong dengan PKS),” sambungnya.
Kendati begitu, pihaknya tak menjawab soal posisi PKB sebagai Cagub atau Cawagub.
“Hasil pembicaraan dengan Pak Afif dan sahabat PKS, tentu akan kita laporkan ke DPP. Akan kita laporkan untuk kita minta pertimbangan dari DPP,” tegas Gus Yusuf.
PDKT dengan semua parpol, Gus Yusuf berharap rekom segera turun
Gus Yusuf mengaku menyambangi seluruh partai politik (parpol) di Jawa Tengah. Hal itu ia ungkap saat disinggung kapan rekomendasi DPP PKB akan turun untuk Pilgub Jawa Tengah.
Ia berharap, rekomendasi akan turun di akhir Juli atau awal Agustus 2024.
“Kita berharap di akhir Juli atau awal Agustus (turun rekomendasi). Semakin cepat semakin baik, agar kita bisa konsolidasi,” tandas Gus Yusuf.
Mungkinkah PKS dan PKB bergandengan tangan di Pilgub Jateng?
Setali tiga uang, Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Muhammad Afif menegaskan partainya bersifat terbuka. Sehingga, ia juga membuka komunikasi dengan PKB.
Bagi Afif, tak menutup kemungkinan bagi PKS dan PKB untuk saling bergandengan dalam Pilgub Jawa Tengah 2024.
“Kita akan sinergikan visi misi ke depan, bagaimana kita membangun jatrng lebih maju. Insyallah akan bergandeng tangan termasuk dengan PKB,” ucap Afif.
Tak hanya itu, Afif turut membeberkan kriteria Cagub idaman PKS. Menurutnya, sosok berintegritas, memiliki kapasitas, kapabilitas, hingga kesungguhan untuk membangun Jawa Tengah jadi poin utama.
“Dan mau mendengar rakyat atau masyarakat, punya pikiran terbuka. dan membuka diri. Selalu mendengar keinginan masyarakat,” sambung Afif.
Hingga saat ini, belum ada satupun nama yang PKS tawarkan untuk berlaga dalam Pilgub Jawa Tengah 2024.
“Kalau kita lihat gambar-gambar yang bermunculan, saya kira masih dinamis, masih cair. Nanti juga di antara mereka, kami masih membaca, menimbang, mengkaji,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





