BLORA, beritajateng.tv – Dinas Kesehatan Kabupaten Blora menindaklanjuti pengaduan dugaan mal-hasil laboratorium klinik Patra Medika yang warga komplain melalui Forum Komunikasi Masyarakat Blora (FKMB).
Manajemen klinik Patra Medika pun dipanggil menghadap Dinas Kesehatan Blora guna memberi penjelasan terkait komplain warga dengan membawa dokumen resmi klinik tersebut.
Dokumen itu antara lain perizinan, uji alat atau kalibrasi, sertifikat keabsahan alat, dan lain sebagainya.
Kepala Dinas Kesehatan Blora, Edi Widayat, telah memeriksa semua dokumen tersebut dan menyatakan seluruhnya telah pihak klinik laksanakan sesuai aturan dan prosedur.
BACA JUGA: Periksa 12 Saksi Kasus Proyek RS PKU Muhammadiyah Blora, Polisi Bakal Tetapkan Tersangka
“Sudah kami periksa semuanya, dan sudah sesuai prosedur. Pihak klinik sudah bersedia membuat pernyataan di atas materai untuk memperbaiki pelayanan jika memang ada yang komplain,” ujar Edi, Minggu, 23 Februari 2025.
Menurutnya, sebelum penggunaan peralatan dari pihaknya, telah berlangsung pengecekan terlebih dahulu.
“Kami sudah memberi saran-masukan kepada pihak klinik agar selalu meningkatkan kualitas pelayanan, agar selalu mengevaluasi. Jika ada yang diragukan mengenai hasil [laboratorium], segera lakukan pemeriksaan ulang. Kami juga akan lebih meningkatkan pengawasan,” terang Edi.
Edi pun berjanji bakal menyampaikan hasil audensi bersama manajemen klinik Patra Medika ini kepada FKMB yang sepakan lalu telah melapor ke Dinas Kesehatan Blora.
Tanggapan dokter klinik Patra Medika
Sementara itu, dokter penanggung jawab laboratorium klinik Patra Medika, dr. Sri Iriyanti, mengatakan ada beberapa hal yang memang bisa memengaruhi hasil pemeriksaan.
Sejumlah faktor tersebut yakni usia, komorbit atau penyakit penyerta dari pasien, termasuk beda alat yang biasanya beda hasil pula.
Pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan sudah berdasarkan rekam medis pasien selama setahun ini. Sehingga, dalam mengeluarkan hasil pemeriksaan, pihak klinik mendasarkan pada hasil laboratorium.
BACA JUGA: FKMB Gelar Audensi ke Dinas Kesehatan terkait Dugaan Mal-Hasil Laboratorium di Blora, Apa Hasilnya?





