Olahraga

Langgar Sejumlah Hal di Liga 4, PSD Demak Disanksi Komdis PSSI Jawa Tengah, Segini Dendanya

×

Langgar Sejumlah Hal di Liga 4, PSD Demak Disanksi Komdis PSSI Jawa Tengah, Segini Dendanya

Sebarkan artikel ini
Klasemen Liga 4
Pemain PSD Demak (jersey biru) tengah menggiring bola. (Foto: Instagram/@psd.demak)

SEMARANG, beritajateng.tv – Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah menetapkan sanksi untuk PSD Demak atas sejumlah pelanggaran di pekan ketiga Liga 4 Jawa Tengah 2024/2025.

Pelanggarn pertama yakni pelatih kepala PSD Demak, Yanuar Andika, tidak hadir di bangku cadangan tanpa alasan yang jelas. Hal serupa pernah terjadi sebelumnya. Tindakan tersebut menyebabkan PSD Demak beroleh denda sebesar Rp4 juta.

BACA JUGA: Laga Liga 3 Jateng Lagi-lagi Ricuh, Komdis Asprov PSSI Jawa Tengah Diskualifikasi Dua Tim

Selain itu, Direktur Teknik PSD Demak, Oscar Aravena, yang tidak terdaftar dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) maupun Daftar Ofisial Tim (DOT), masuk ke ruang ganti pemain saat jeda pertandingan. Tindakannya melanggar regulasi dan berujung denda Rp2 juta.

Pelanggaran juga ditemukan pada kehadiran suporter tim tamu, Persibat Batang, yang melanggar aturan pertandingan. Panitia pelaksana PSD Demak menerima teguran keras akibat kejadian ini.

BACA JUGA: Komdis PSSI Jateng Telah Keluarkan 23 Sanksi Hingga Pekan Kelima Liga 3, Begini Tanggapan Yoyok Sukawi

Samuel Evan, Ketua Komdis PSSI Jawa Tengah, menegaskan bahwa keputusan sanksi berdasarkan laporan pengawas pertandingan serta rekaman video.

“Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran yang terjadi. Semua keputusan bersifat tegas tanpa memandang siapa pun pelakunya,” jelas Samuel, beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA: Akibat Kinerja Buruk, Asprov PSSI Jateng Istirahatkan 6 Wasit, 6 Asisten Wasit Hingga Akhir Kompetisi

Ia menambahkan, “Komdis PSSI Jateng telah mengkaji setiap kejadian dengan teliti. Kami memastikan semua pelanggaran mendapat hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.”

Sanksi tersebut harapannya menjadi peringatan agar semua pihak, termasuk ofisial dan panitia, lebih patuh pada regulasi. Profesionalisme dan disiplin penting demi keberhasilan kompetisi ini. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp