Uncategorized

Masjid Agung Jawa Tengah, Berikut Sejarah dan Keistimewaannya

×

Masjid Agung Jawa Tengah, Berikut Sejarah dan Keistimewaannya

Sebarkan artikel ini
MAJT Buka Puasa | Masjid Agung termegah di Semarang Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah di Kota Semarang. (Foto: Instagram/@majt_jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) kini merupakan masjid termegah yang ada di Semarang Jawa Tengah. Masjid ini memiliki arsitektur hampir mirip dengan Masjid Madinah.

Kali ini kami akan membagikan sejarah dan beberapa keistimewaan Masjid Agung Jawa Tengah yang di bangun pada tahun 2001. Luas masjid tersebut kurang lebih mencapai 10.000 meter persegi dengan kapasitas 6.000 hingga 10.000 jemaah.

Berikut ini sejarah dan keistimewaan dari masjid termegah yang satu ini.

Sejarah

Di bangunnya masjid tersebut nyatanya tidak terlepas dari Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman Semarang. Hal itu karena tanah yang di bangun merupakan milik dari Masjid Agung Semarang.

Pada awalnya Masjid Agung Semarang kini memiliki luas tanah sekitar 119,127 hektare. Tanah tersebut kini di tukar dengan tanah seluas 250 hektare tepatnya di Kabupaten Demak. Proses penukaran tersebut melibatkan PT Sambirejo akan tetapi dalam praktiknya di alihkan kepada PT Tens Indo Tjipto Siswojo.

Baca Juga: Banyak Hal Tak Biasa, Ini 7 Fakta Menarik Masjid Madegan Sampang, Salah Satunya Aneh tapi Nyata

Namun ternyata tanah seluas 250 hektare tersebut tidak ada hingga akhirnya Tanah Banda Wakaf Masjid Agung Semarang hilang. Proses hukum akhirnya berlangsung hingga terbentuk Tim Terpadu yang berisi sejumlah unsur di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Tepat pada 17 Desember 1999 ribuah umat Islam juga ikut bergerak untuk melakukan longmarch dengan tujuan untuk mendapatkan tanah milih masjid. Setelah mendapatkan tekanan, Tjipto Siswojo akhirnya mau mengembalikan tanah masjid dengan luas sekitar 69,2 hektare. Penyerahan tanah ini di lakukan pada tanggal 8 Juli 2000.

Keistimewaan Masjid Agung Jawa Tengah

Terdapat beberapa keistimewaan masjid tersebut di antaranya perpaduan gaya arsitekturnya yang menarik. Perpaduan tersebut di antaranya memiliki gaya Jawa, Timur Tengah, dan Yunani. Pada arsitektur Jawanya terlihat dari bentuk tajugan di bawah kubah utama.

Adapun gaya Timur Tengahnya yaitu terlihat pada empat menaranya. Sedangkan untuk arsitektur Yunaninya yaotu pada 25 pilar Kolasium yang di padukan dengan kaligrafi Arab.

Itulah sejarah dan keitismewaan Masjid Agung Jawa Tengah yang terkenal.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp