BLORA, beritajateng.tv – Memasuki musim kemarau, warga Desa Kamolan, Blora, Jawa Tengah, mulai mengalami krisis air bersih.
Guna mendapatkan air bersih, warga harus mencarinya hingga ke sendang terdekat dan antre berjam-jam.
BACA JUGA: Jelang Hari Ulang Tahun ke-79 RI, Blora Gelar Berbagai Lomba Olahraga
Siti, salah satu warga Desa Kamolan, mengungkapkan bahwa krisis air bersih sudah mulai warga rasakan sejak sebulan terakhir.
BACA JUGA: Sidak Pemasangan Bendera di Blora, Masih Terdapat Pengusaha yang Abai
Sejumlah sumur milik warga juga sudah mulai mengering karena tidak adanya sumber air.
“Kami harus pergi ke sendang untuk mendapatkan air bersih. Tapi, sumber air di sendang juga sudah mulai surut, jadi kami harus antre berjam-jam,” ujar Siti, Minggu, 4 Agustus 2024.
BACA JUGA: Viral Penangkapan Dugaan Pengedar Narkotika di Blora Terekam Warga, Jenis Sabu-sabu
Suparni, warga lainnya, menambahkan bahwa krisis air bersih hampir terjadi setiap tahun saat musim kemarau tiba. Hal ini lantaran tak adanya sumber mata air di desa mereka.
BACA JUGA: Video Lomba Petanque Ramaikan Agustusan di Pemkab Blora
“Kami berharap ada bantuan air bersih dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini,” harap Suparni.
Pemerintah setempat harapannya dapat segera mengambil tindakan untuk membantu warga Desa Kamolan dalam menghadapi krisis air bersih yang terjadi setiap musim kemarau. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





