BLORA, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berharap bahwa hasil pembangunan sejumlah infrastruktur melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I TA. 2024 di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngawen, akan mempermudah akses transportasi dan menggerakan perekonomian masyarakat setempat.
Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, menyampaikan bahwa pembangunan jalan makadam dan sarana penunjang di Desa Gondang, Sendangrejo, Karangtengah-Kedungsatriyan, serta desa sekitarnya akan membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat.
Hal ini ia sampaikan dalam acara penutupan TMMD Sengkuyung tahap I TA. 2024 di Lapangan Desa Sendangrejo pada Rabu, 20 Maret 2024.
BACA JUGA: Perkuat Karakter Siswa, Pemkab Blora Luncurkan Program “Sekolah Sisan Ngaji”
Wakil Bupati berharap masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan ini dan mengapresiasi bahwa capaian dari program TMMD ini melebihi target.
“Semoga masyarakat bisa menikmati dan membuka akses untuk perekonomian yang ada di desa Sendangrejo,” ungkap Tri Yuli Setyowati, Rabu 20 Maret 2024.
Dandim 0721/Blora, Letkol Czi Yuli Hartanto juga menekankan pentingnya pemanfaatan dan perawatan infrastruktur yang sudah ada untuk kesejahteraan masyarakat.
“Jadi nanti silakan masyarkat desa bisa merasakan apa yang kita bangun,” jelasnya
Dalam kesempatan tersebut, puluhan bantuan sembako juga terbagikan kepada masyarakat setempat sebagai bentuk dukungan.
“Kita juga membagikan beberapa bingkisan bantuan sembako untuk masyarakat desa yang kurang mampu dan untuk mencegah stunting,” paparnya.
BACA JUGA: Ibu-Ibu Jamaah Pengajian di Blora Sediakan Ratusan Takjil, Dalam Sekejap Ludes!
Pujiarti, salah satu warga, menyambut baik pembangunan jalan tersebut. Hal ini karena pembangunan tersebut memberikan kemudahan akses bagi kegiatan sehari-hari.
Sebagai informasi, TMMD Sengkuyung tahap I TA. 2024 di Desa Sendangrejo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora telah resmi ditutup. Upacara penutupannya pun terhadiri sejumlah tokoh dan perwakilan instansi terkait.
Adapun prosesi pemotongan pita dilakukan sebagai tanda peresmian hasil pembangunan infrastruktur dan penutupan kegiatan TMMD. (*)
Editor: Farah Nazila





