Gaya Hidup

Murah Banget, Begini Potret Penginapan Termurah di Semarang, Cuma Rp4 Ribu Semalam!

×

Murah Banget, Begini Potret Penginapan Termurah di Semarang, Cuma Rp4 Ribu Semalam!

Sebarkan artikel ini
Penginapan Semarang
Sejumlah penghuni Pondok Boro saat beristirahat di tempat tidurnya. Mereka hanya membayar Rp4 ribu per malam. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Harga sewa penginapan di Kota Semarang biasanya cukup mahal, mulai dari Rp100 ribuan hingga Rp200 ribuan per malamnya.

Namun, ternyata ada loh penginapan di Semarang yang harganya di bawah Rp10 ribu. Berada di Kampung Sumeneban RT 03 RW 05, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, penginapan tersebut menjadi penginapan termurah di Kota Semarang.

Namanya adalah Pondok Boro. Berbeda dengan penginapan lainnya, Pondok Boro merupakan penginapan khusus untuk masyarakat prasejahtera atau kelompok miskin.

Harga sewa per malamnya sangat murah, yaitu Rp4 ribu saja. Dengan tarif itu, tentu jangan harap penginapan nyaman ala hotel-hotel berbintang.

BACA JUGA: Intip Daya Tarik Kampoeng Atas Awan Temanggung, Penginapan Super Cantik Bergaya Tradisional

Sekilas, bangunan Pondok Boro bahkan tak tampak seperti penginapan. Berantakan, lusuh, dan lapuk menjadi kesan pertama saat memasuki bangunan yang konon berusia puluhan tahun itu.

Salah seorang penghuni Pondok Boro ialah Rusmin. Ia mengaku sudah tinggal di Pondok Boro sejak tahun 1996. Jauh sebelum dirinya, kakek dan ayah Rusmin dulunya juga penghuni di Pondok Boro.

“Dulu pas saya baru masuk biayanya cuman Rp200. Terus naik 500, 1.000, 1.500 sampai naik Rp4 ribu sudah dua tahun terakhir ini,” kisahnya saat beritajateng.tv temui, belum lama ini.

Para penyewa penginapan Pondok Boro Semarang

Lebih lanjut, Rusmin berkesempatan menceritakan sedikit awal mula terbentuknya Pondok Boro. Mulanya, Pondok Boro hanyalah gudang kosong. Kemudian, lurah setempat menawarkan para pekerja kasar di Pasar Johar untuk tinggal di gudang itu.

Mengingat para pekerja kasar sebelumnya memilih tidur di emperan toko. Uniknya, menurut Rusmin, dulunya sebagian besar penguni Pondok Boro adalah perantau dari Kebumen.

“Kalau sekarang yang tinggal di Pondok Boro campur, bukan lagi orang-orang Kebumen. Tapi, masih ada orang Kebumen, cuman udah sedikit,” bebernya.

BACA JUGA: Rekomendasi Penginapan Terbaik di Temanggung Jawa Tengah, View Langsung Pegunungan

Rusmin menyebut, mayoritas penghuni Pondok Boro adalah perantau dengan berbagai pekerjaan kasar. Antara lain, kuli panggul, pedagangan asongan, sopir, hingga pedagang pasar.

Saat ini, terdapat lebih dari 100 orang yang menginap dan bermalam di Pondok Boro. Yang mana, seluruhnya ialah laki-laki. Sementara untuk kapasitas, Pondok Boro bisa menampung sekitar 300 orang sekaligus.

Dengan harga sewa Rp4 ribu, jangan bayangkan penginapan dengan kamar masing-masing. Namun, penghuni Pondok Boro harus siap tidur dan istirahat bersama dengan penguni lainnya di sebuah ruangan besar beralaskan kayu. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp