SEMARANG, beritajateng.tv – Sekitar tiga ratus paket bantuan pangan masih tersisa dan belum terambil di tempat penyimpanan milik instansi PT Pos Ungaran Cabang Ungaran.
Ketua satuan tugas penyaluran bantuan pangan berprotein PT Pos Ungaran Cabang Ungaran Wawan Setyawan menjelaskan, akan terus berkoordinasi dengan perangkat desa atau kelurahan terkait agar dapat segera tersalurkan.
“Sesuai SOP, jika sudah H+1 dari tanggal undangan yang kami berikan belum diambil, maka akan dimintakan penggantinya ke perangkat desa/kelurahan setempat,” ujarnya kepada awak beritajateng.tv di Kantor Pos Bergas, Sabtu (6/5/2023).
Bantuan pangan berprotein dari pemerintah pusat teruntukkan kepada 9.648 kepala keluarga risiko stunting (KRS) di Kabupaten Semarang.
BACA JUGA: Cegah Stunting, 9.648 Warga Kabupaten Semarang Terima Bantuan Telur dan Daging Ayam
Bantuan pangan masing-masing berupa sepuluh butir telur ayam dan satu kilogram daging ayam karkas tanpa kepala dan kaki. Pemberian tersebut guna meningkatkan mutu gizi warga rawan stunting.
Penyaluran bantuan berlangsung selama tiga bulan yakni bulan April hingga Juni 2023.
Wawan menjelaskan lebih lanjut, bahwa penggantian warga penerima yang tidak mengambil bantuan sangat penting. Sebab daging ayam beku kira-kira sudah tidak segar lagi setelah H+2 pengiriman.
Ia memperkirakan warga yang tidak datang mengambil bantuan itu sudah meninggal dunia atau pindah ke luar daerah.
“Kami menuruti prosedur standar yang ditetapkan dari pusat,” tegasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





