Peristiwa

KA Ambarawa Ekspres Tabrak Truk di Perlintasan Blora, Lokomotif Rusak hingga Perjalanan Sempat Tertunda

×

KA Ambarawa Ekspres Tabrak Truk di Perlintasan Blora, Lokomotif Rusak hingga Perjalanan Sempat Tertunda

Sebarkan artikel ini
Ambarawa Ekspres
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tvKereta Api (KA) 263 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi-Semarang Poncol tertemper truk di perlintasan sebidang JPL 80 yang ԁijaga secara swadaya di jalur antara Stasiun Doplang-Stasiun Sulur, Kabupaten Blora, Sabtu, 1 Agustus 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Akibat insiden tersebut, KA Ambarawa Ekspres terpaksa melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di KM 50+0/1 untuk pemeriksaan sarana oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP).

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal seluruh petugas dalam kondisi selamat. Namun, lokomotif mengalami kerusakan pada selang air brake yang patah sehingga kereta tidak dapat melanjutkan perjalanan.

“Seluruh ASP dalam kondisi selamat. Namun lokomotif mengalami kerusakan pada selang air brake yang patah sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan,” kata Luqman dalam keterangannya.

BACA JUGA: Gubernur Ahmad Luthfi Doakan Korban Kecelakaan Kereta di Kokrosono Semarang, Pastikan Bantuan Perawatan

Untuk mempercepat penanganan, KAI Daop 4 Semarang mengirimkan lokomotif pengganti dari Depo Lokomotif Semarang Poncol.

Setelah proses penggantian lokomotif dan pemeriksaan teknis selesai ԁilakukan, KA 263 Ambarawa Ekspres kembali ԁiberangkatkan dari Stasiun Sulur pada pukul 10.20 WIB.

Luqman menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan, khususnya penumpang KA Ambarawa Ekspres, atas gangguan perjalanan akibat insiden tersebut.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI. Penanganan terhadap kejadian ini ԁilakukan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum perjalanan kereta api ԁilanjutkan,” ujarnya.

BACA JUGA: Duka Keluarga Korban Kecelakaan Motor Versus Kereta di Kokrosono Semarang, Paman dan Keponakan Meninggal

Ia menambahkan, KAI masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses penanganan dan pendataan lebih lanjut.

KAI Daop 4 Semarang juga mengungkapkan telah menggencarkan berbagai upaya pencegahan kecelakaan di perlintasan sebidang.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, KAI telah menggelar 216 kali sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, 21 kali sosialisasi keselamatan di sekolah-sekolah, serta menutup 14 perlintasan liar di wilayah operasional Daop 4 Semarang.

KAI kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang dengan mendahulukan perjalanan kereta api, berhenti sebelum melintas, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum menyeberang. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp