Dari sisi substansi kimia, kata Suyudi, cairan atau e-liquid vape mengandung campuran zat dengan risiko tinggi bagi kesehatan.
“Dari perspektif substansi kimia, cairan vape atau e-liquid adalah koktail kimia. Mengandung nikotin, propilen, glikol, gliserin, nabati, serta zat pemberi rasa seperti diasetil, asetil piridin, dan benzaldehida yang beresiko tinggi bagi kesehatan baru,” ucapnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





