Jateng

Respons Ahmad Luthfi saat Dicari Demonstran Semarang: Kata Siapa? Ya Kita Temui

×

Respons Ahmad Luthfi saat Dicari Demonstran Semarang: Kata Siapa? Ya Kita Temui

Sebarkan artikel ini
ahmad luthfi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat beritajateng.tv jumpai di kawasan Simpanglima, Kota Semarang, Kamis, 18 Juni 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akhirnya buka suara terkait rangkaian demonstrasi mahasiswa yang berlangsung tiga kali dalam sepekan terakhir di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Aksi tersebut berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, Senin, 15 Juni 2026, dan Rabu, 17 Juni 2026. Massa aksi berasal dari berbagai organisasi mahasiswa di Kota Semarang.

Pada demonstrasi terakhir yang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Semarang gelar, massa bahkan sempat mempertanyakan keberadaan Ahmad Luthfi karena tidak ada perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menemui demonstran.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Luthfi menegaskan aksi penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang terlindungi undang-undang.

“Enggak apa-apa, menyampaikan pendapat di muka umum itu adalah dilindungi undang-undang,” ujar Ahmad Luthfi saat beritajateng.tv jumpai di kawasan Simpanglima, Kota Semarang, Kamis, 18 Juni 2026.

BACA JUGA: Rayakan May Day 2026, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Turut Jalan Sehat di Kabupaten Semarang

Luthfi mengatakan pemerintah menghormati setiap aspirasi yang masyarakat sampaikan selama berlangsung secara tertib dan tidak melanggar hukum.

Mantan Kapolda Jawa Tengah itu mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban saat menyampaikan pendapat di ruang publik.

“Saya mengharapkan masyarakat untuk menyampaikan pendapat dengan tertib, tidak melanggar hukum, tidak mengganggu kepentingan umum, dengan santun,” kata dia.

Pemprov Jateng Pastikan Terima Aspirasi Mahasiswa

Luthfi menuturkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) tetap membuka ruang terhadap berbagai masukan dan kritik yang masyarakat sampaikan melalui aksi demonstrasi.

Aparat kepolisian juga akan mengawal jalannya penyampaian aspirasi agar berlangsung aman dan tertib.

“Nanti pihak kepolisian akan mengawal. Pihak kita akan menerima, dan ini semuanya kita terima terkait dengan apa yang disampaikan,” terang Luthfi.

Ia menyebut, gelombang demonstrasi yang terjadi belakangan tidak hanya berlangsung di Jawa Tengah. Sejumlah daerah lain di Indonesia juga mengalami hal serupa.