Nasional

Rupiah Sempat Tembus Rp17 Ribu, Warga Semarang Pilih Tabungan Uang Asing

×

Rupiah Sempat Tembus Rp17 Ribu, Warga Semarang Pilih Tabungan Uang Asing

Sebarkan artikel ini
uang baru
penukaran uang baru 2026. freepik

“Kalau buat nukerin dalam waktu dekat kayaknya enggak. Yang USD memang saya simpan dan tidak saya tukarkan dalam waktu dekat,” katanya.

Namun untuk mata uang lain seperti yuan atau dolar Singapura, Roy mengaku masih mempertimbangkan kemungkinan penukaran di masa mendatang.

“Kalau yang yuan atau dolar Singapura mungkin nanti bisa saja ditukar, tapi bukan dalam waktu dekat,” tambahnya.

Roy juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak secara rutin menukar rupiah ke mata uang asing. Ia biasanya membeli valas ketika memiliki dana lebih.

“Kalau ada uang lebih dari rupiah biasanya langsung saya tukar. Waktu itu minimal beli sekitar 100 dolar, kisarannya Rp1,5 juta sampai Rp1,6 juta,” ujarnya.

Selain itu, ia juga pernah membeli yuan China. Dengan dana sekitar Rp500 ribu, ia mendapatkan sekitar 250 yuan.

Sebelumnya, Pengamat ekonomi Universitas Diponegoro (Undip), Esther Sri Astuti, mengatakan pelemahan rupiah sebenarnya sudah sesuai dengan prediksi sebelumnya.

“Saya enggak heran. Itu sudah sesuai dengan prediksi saya kalau nanti nilai tukar rupiah terhadap dolar akan terdepresiasi,” ujarnya saat beritajateng.tv hubungi melalui panggilan WhatsApp pada Senin, 9 Maret 2026.

BACA JUGA: BI Jateng Mulai Buka Layanan Penukaran Uang Lebaran, Cek Jadwal dan Lokasinya

Data pasar menunjukkan rupiah sempat dibuka di atas Rp17.000 per dolar AS seiring melonjaknya harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik global. Kondisi ini memberikan tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Esther menjelaskan, pelemahan rupiah tidak hanya berdampak pada sektor keuangan, tetapi juga memicu berbagai efek lanjutan terhadap perekonomian nasional. Salah satunya adalah meningkatnya inflasi akibat fenomena imported inflation, yakni kenaikan harga barang karena biaya impor yang lebih mahal. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp