Nasional

Rupiah Sempat Tembus Rp17 Ribu, Warga Semarang Pilih Tabungan Uang Asing

×

Rupiah Sempat Tembus Rp17 Ribu, Warga Semarang Pilih Tabungan Uang Asing

Sebarkan artikel ini
uang baru
penukaran uang baru 2026. freepik

SEMARANG, beritajateng.tv – Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin, 9 Maret 2026 memunculkan beragam respons dari masyarakat.

Roy, warga Gayamsari, Kota Semarang, mengaku tidak terlalu khawatir dengan pelemahan rupiah. Bagi dirinya yang memiliki simpanan dolar AS, kondisi tersebut justru memberikan keuntungan nilai.

“Kalau punya dolar pasti senang, karena nilainya kan bertambah. Misalnya waktu itu saya beli per dolar masih Rp16.400 atau Rp16.500, sekarang sudah mau Rp17.000, berarti ada kenaikan sekitar Rp500,” ujarnya kepada beritajateng.tv pada Rabu, 11 Maret 2026.

BACA JUGA: BI Jawa Tengah Buka 251 Titik Penukaran Uang Baru, Siapkan Rp26 Triliun

Menurut Roy, secara pribadi kenaikan kurs dolar memang menguntungkan. Namun di sisi lain, ia menilai kondisi tersebut juga bisa menjadi sinyal adanya tekanan pada perekonomian nasional.

“Kalau untuk keuntungan pribadi pasti senang, tapi di luar kepentingan pribadi berarti ekonomi kita mungkin sedang ada sesuatu karena dolar sudah sampai Rp17.000,” katanya.

Simpan Tabungan dalam Berbagai Mata Uang Asing

Roy mengaku sengaja menyimpan sebagian tabungannya dalam beberapa mata uang asing. Selain dolar AS, ia juga memiliki dolar Singapura, yuan China, hingga ringgit Malaysia.

“Memang saya taruh tabungan dalam mata uang asing. Saya punya beberapa seperti USD, dolar Singapura, yuan China, sama ringgit Malaysia,” jelasnya.

Ia menilai penyimpanan dana dalam mata uang asing lebih aman karena nilainya tidak mudah tergerus inflasi seperti rupiah.

“Menurut saya itu lebih aman karena nilainya enggak tergerus inflasi. Jadi itu sekalian buat tabungan dan dana darurat juga,” ungkap Roy.

Belum Berniat Menukar Dolar ke Rupiah

Meski nilai dolar sedang tinggi, Roy mengaku belum memiliki rencana untuk menukarkan kembali dolar miliknya ke rupiah dalam waktu dekat. Ia justru memilih mempertahankan tabungan tersebut sebagai investasi jangka panjang.