SEMARANG, beritajateng.tv – Setiap tahunnya, tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Di tahun 2024 ini, tema global dari Hari Kesehatan Jiwa yakni “Mengutamakan Kesehatan Mental di Tempat Kerja”.
Psikiater di RSJD Amino Gondohutomo atau Amino Hospital, dr. Ayu Mekar Sumila, mengakui masyarakat modern kerap mengalami tekanan di tempat kerja. Jika tidak mendapatkan penanganan segera, tekanan berlebih dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang.
Ia pun menjabarkan, terdapat beberapa ciri seseorang mengalami stres atau depresi di tempat kerja.
“Salah satunya adalah ketidakmampuan melakukan fungsi. Mulai dari fungsi peran, perawatan diri, fungsi penggunaan waktu luang, hingga fungsi sosial,” katanya saat beritajateng.tv temui, Minggu, 20 Oktober 2024.
BACA JUGA: Fenomena Duduk di Kursi Indomaret di Mata Psikolog, Apakah Mampu Atasi Masalah?
Kendati demikian, lanjut dr. Mila, tak jarang seseorang hanya mengalami tekanan kerja biasa. Mengingat, bekerja adalah interkasi dengan berbagai karakteristik di ruang lingkup profesional.
Di sisi lain, ketika tekanan terjadi secara berlebihan maka wajib mewaspadai tanda-tanda perilaku tertentu. Yaitu, gangguan mood, rasa cemas dan depresi, ketertarikan aktivitas sehari-hari, hingga gampang lelah.
“Nah, itu berarti sudah harus berkonsultasi, apakah mengalami gangguan apa tidak. Kalau tidak mengalami hal tersebut, berarti masih dalam batasan normal,” bebernya.
Tips mengatasi stres di tempat kerja
Lebih lanjut, dr. Mila menyampaikan, ada sejumlah tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satunya dengan menerima perbedaan dan dapat berkomunikasi secara terbuka dengan teman sejawat, atasan, maupun bawahan.
“Jangan ragu untuk minta tolong, kita harus bisa menerima teman kerja itu siapa saja. Karena kita hidup dengan manusia dengan karakter yang berbeda-beda. Kita harus terbuka dengan perbedaan yang ada,” ujar dr. Mila.
Tips yang kedua, lanjut dr Mila, adalah membiasakan gaya hidup yang lebih sehat. Alasannya, gaya hidup sehat berpengaruh banyak terhadap kesehatan mental seseorang.
BACA JUGA: Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Amino Hospital Gelar “Mlayu Bareng Psikiater”, Dengar Keluh-kesah Warga





