Lebih lanjut, ia menyebut Bunkasai Udinus menjadi sarana bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk tidak hanya belajar tentang bahasa dan budaya Jepang secara teori. Akan tetapi, juga mengimplementasikannya langsung melalui berbagai sajian aktivitas. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





