SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang Pemilu 2024 kini para warganet kembali heboh dengan sebuah film dokumenter berjudul Dirty Vote. Dandhy Dwi Laksono seorang jurnalis investigasi merupakan sutradara dari film yang satu ini.
Ia merupakan seorang jurnalis yang memang sudah sering mengkritik kebijakan pemerintah melalui sebuah film. Dan kali ini film tersebut hadir untuk mengungkap bagaimana kecurangan yang ada pada Pemilu 2024.
Lantas, siapakah sosok Dandhy Dwi Laksono sebenarnya sehingga ia berani membuat film dokumenter yang demikian? Berikut ini akan kami ulas profil lengkapnya.
Profil Lengkap Dandhy Dwi Laksono
Dandhy lahir di Lumajang, Jawa Timur pada tanggal 29 Juni 1976. Setelah menyelesaikan gelar Sarjana Hubungan Internasional dari Universitas Padjajaran Bandung, Dandhy juga mengikuti program pendidikan nonformal di Amerika Serikat. Ia juga mengikuti Ohio University Internship Program on Broadcast Journalist Covering Conflict (2007), dan di London dengan British Council Broadcasting Program (2008).
Sebagai suami dari Irna Gustiawati, Dandhy adalah seorang jurnalis investigasi yang aktif dalam menulis dan membuat film dokumenter. Awal kariernya dalam jurnalistik bermula pada tahun 1990. Dandhy secara aktif mengikuti berbagai workshop dan seminar terkait jurnalistik dan media, baik di Filipina, Thailand, China, Malaysia, maupun Korea Selatan.
Pada tahun 1998, Dandhy memulai karier di media cetak dengan bekerja untuk tabloid Kapital dan majalah Warta Ekonomi. Kemudian, ia mengalihkan fokusnya ke radio dengan berkontribusi di Pas FM, Smart FM, Ramako, dan sebagai stringer di radio ABC Australia.
Beranjak ke dunia televisi, Dandhy menjadi produser berita di Liputan 6 SCTV dan juga menjabat sebagai Kepala Seksi Peliputan di RCTI. Di rentang tahun 2003 hingga 2005, ia memimpin majalah dan situs acehkita.com, sebuah media alternatif yang aktif di masa darurat militer di Aceh.
Itulah profil lengkap Dandhy Dwi Laksono yang merupakan seorang sutradara dari film dokumenter berjudul Dirty Vote. Salah satu film yang sedang ramai di sosial media menjelang Pemilu 2024. (*)





