SEMARANG, beritajateng.tv – Bantuan yang pihak McDonald’s lakukan untuk para tentara Israel di tengah konflik sengit dengan Palestina kini mendapat atensi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Seperti yang Business Insider kabarkan beberapa hari yang lalu, McDonald’s memberikan bantuan kepada Israel dengan membuka lima cabang restoran untuk donasi makanan gratis kepada negara Yahudi tersebut.
Bahkan, tersebut banyaknya 4.000 makanan sudah mereka kirimkan kepada pasukan pertahanan Israel atau IDF.
Kabarnya, setiap hari McDonald’s memberikan persediaan makanan untuk para tentara yang kini tengah melakukan penyerangan ke Palestina.
Karena hal ini, MUI menyebut akan meminta masyarakat Indonesia memboikot restoran cepat saji asal Amerika tersebut. Hal ini pun akan ia serukan jika kabar soal bantuan ke Israel itu valid atau benar adanya.
BACA JUGA:McDonald’s Kena Boikot Usai Kirim 4 Ribu Makanan Gratis ke Tentara Israel
“Jika berita ini benar, maka sudah waktunya masyarakat Indonesia memboikot untuk tidak belanja di McDonald,” kata Sudarnoto Abdul Hakim, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional seperti dalam keterangan tertulis, Senin 16/10/2023).
Komitmen McDonald’s kepada Israel
Selama konflik berlangsung, McDonald’s Israel berkomitmen untuk memberikan ribuan makanan gratis ke Pasukan Pertahanan (IDF) dan warga Israel.
Hal ini pun juga telah mereka umumkan melalui unggahan di Instagram beberapa waktu lalu.
“Update bahwa kemarin kami telah menyumbangkan 4.000 makanan ke rumah sakit dan unit militer. Kami bermaksud untuk menyumbangkan ribuan makanan setiap hari kepada tentara di lapangan dan di daerah wajib militer,” tulis perusahaan asal AS tersebut.
Melalui sosial media mereka juga, tampak pegawai McDonald’s mempersiapkan makanan beserta paket untuk segera dikirimkan ke IDF yang ada di Selatan Israel.
BACA JUGA:Israel Makin Ganas, Hamas Minta Warga Palestina Tetap di Gaza
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut bahwa sudah ada 1.400 orang warga Palestina yang tewas akibat serangan negaranya. Hal ini pun ia gemakan pada Sabtu, 7 Oktober 2023.




