Viral

Sosok Ananda Emira Moeis, Viral Dinilai Bertele-tele Saat Diwawancara Soal Jembatan Mahulu

×

Sosok Ananda Emira Moeis, Viral Dinilai Bertele-tele Saat Diwawancara Soal Jembatan Mahulu

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis. (dprd.kaltimprov.go.id)
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis. (dprd.kaltimprov.go.id)

Pendidikan tinggi ia tempuh pada Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti. Gelar sarjana berhasil ia raih pada tahun 2007. Setelah menyelesaikan pendidikan, Ananda mulai menunjukkan ketertarikan pada dunia politik.

Langkah politik pertama muncul saat Pemilu 2014. Saat itu, ia mencoba maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Timur. Upaya tersebut belum menghasilkan kemenangan, tetapi pengalaman itu membuka jalan karier berikutnya.

Kemudian, pada periode 2019–2024, ia berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi PDIP. Pada masa itu, ia juga memegang jabatan Ketua Fraksi PDIP.

Karier politiknya terus berkembang pada periode 2024–2029. Saat ini, ia menjabat Wakil Ketua Pimpinan DPRD Kalimantan Timur. Selain itu, ia turut menjalankan peran sebagai Wakil Ketua Badan Musyawarah serta Wakil Ketua Badan Anggaran.

Aktivitas politiknya tidak berhenti pada lembaga legislatif daerah. Ia juga aktif sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur. Organisasi kepemudaan juga menjadi ruang kontribusinya melalui posisi Bendahara KNPI Kaltim.

BACA JUGA: Masih Polemik “Cukup Aku Aja yang WNI, Anakku Jangan”, Denda LPDP Suami Sasetyaningtyas yang Viral

Perhatian Ananda Emira Moeis selama ini sering tertuju pada isu pemberdayaan perempuan dan generasi muda. Program kerja serta kegiatan organisasi sering menyoroti penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Di sisi lain, latar belakang keluarganya turut menjadi sorotan publik. Ayahnya, Emir Moeis, merupakan politisi senior PDI Perjuangan yang pernah menjabat anggota DPR RI selama beberapa periode. Kakeknya, Inche Abdul Moeis, juga pernah memimpin Kalimantan Timur pada akhir 1950-an.

Dengan latar belakang keluarga politik yang kuat, nama Ananda Emira Moeis kembali menjadi perbincangan luas. Peristiwa viral tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana media sosial mampu memperbesar perhatian publik terhadap figur pejabat daerah. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp