SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam beberapa tahun terakhir, tingkat kunjungan generasi muda ke museum cenderung terus mengalami penurunan. Tak terkecuali di Museum Ranggawarsita, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Berbagai upaya telah terlaksana untuk meningkatkan kembali minat generasi muda terhadap wisata sejarah. Salah satunya dengan teknologi virtual tour.
Dalam Pameran Abhirama yang Museum Ranggawarsita adakan ini, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang berkesempatan memamerkan inovasi terbarunya. Yaitu Virtual Museum.
Berbasis teknologi Virtual Reality (VR), Virtual Museum ini bertujuan sebagai sarana pembelajaran terbaru bagi para pengunjung museum. Sekaligus sebagai bentuk digitalisasi koleksi museum yang berusia ratusan tahun.
“Tidak hanya digitalisasi saja, tapi benda-benda sejarah yang saat ini mengalami kerusakan di beberapa bagian dapat ditampilkan kembali secara utuh dalam bentuk 3D,” kata Tim Virtual Museum, Ahmad Zainul Fanani, Rabu, 12 Juni 2024.
BACA JUGA: Berikut Daftar Museum dan Bangunan Unik yang Berlokasi di Sekitar Candi Borobudur, Mampir Yuk!
Ahmad menjelaskan, Virtual Museum nantinya akan menampilkan berbagai benda bersejarah dari Museum Ranggawarsita. Rencananya, lebih dari 60 ribu koleksi benda bersejarah akan melewati proses digitalisasi oleh Udinus.
Pada tahun pertama, dimulai dengan digitalisasi 700 benda sejarah. Hingga saat ini, prosesnya telah mencapai sekitar 10 persen.
Yang lebih istimewa, lanjut Ahmad, inovasi dari Udinus ini memiliki akurasi lebih dari 90 persen.
“Proses digitalisasi tersebut menggunakan berbagai teknik pengambilan gambar, seperti Image Processing, 3D Construction, Photogrammetry, hingga VR. Harapannya bisa menghasilkan objek gambar yang berkualitas tinggi dan presisi tinggi,” sambungnya.
Lebih jelas, inovasi Virtual Museum ini dijalankan oleh Tim Computer Science in Art and Culture (CSAC) Udinus. Tak sendiri, mereka menggandeng Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi (BPTIK) Jawa Tengah.
BACA JUGA: Wisata Sejarah Semarang: Museum Mandala Bhakti, Mengenang Perjuangan TNI
Ahmad pun berharap, inovasi Virtual Museum dapat menjadi media belajar bagi pelajar maupun masyarakat umum. Terlebih, dapat membantu menarik minat masyarakat dalam mengunjungi museum.
“Selain itu juga semoga benda-benda sejarah tersebut dapat terdokumentasikan dengan baik,” tandasnya.
Sebagai informasi, Museum Ranggawarsita menggelar pameran gratis bertajuk Abhirama Kisah Klasik Jawadwipa, 12 – 16 Juni 2024 mendatang. Sekitar 17 peserta dari beberapa museum di Indonesia turut serta dalam pameran ini. (*)
Editor: Farah Nazila





