Olahraga

Tetap Apresiasi Timnas U-23, Mbak Ita: Nobar Perebutkan Posisi Ketiga Tetap Digelar di Simpang Lima

×

Tetap Apresiasi Timnas U-23, Mbak Ita: Nobar Perebutkan Posisi Ketiga Tetap Digelar di Simpang Lima

Sebarkan artikel ini
Tetap Apresiasi Timnas U-23, Mbak Ita: Nobar Perebutkan Posisi Ketiga Tetap Digelar di Simpang Lima
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu nonton bareng (Nobar) Timnas bersama masyarakat di Halaman Balaikota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi permainan Timnas U-23 saat melawan Uzbekistan, meski kalah namun pelaksanaan Nonton bareng (Nobar) di Simpang Lima tetap akan digelar.

Lautan manusia tampak memenuhi halaman Balaikota Semarang untuk nonton bareng (Nobar) pertandingan sepakbola Piala AFC Timnas U-23 Indonesia melawan Uzbekistan, Senin (29/4).

Mereka duduk dengan tertib menghadap layar LED Videotron di tiga titik yang Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang siapkan. Tiga layar LED itu terletak di Center atau tengah Balai Kota, di Depan Gedung Walikota serta di depan Gedung DPRD Kota Semarang.

Ribuan penonton rela berdesakan untuk menyaksikan tim kebanggannya berjuang di Semi Final. Penonton lain bahkan tampak memanjat pagar Balaikota, sementara lainnya duduk di jalan atas gedung bertingkat di Bank Jateng.

Acara mulai dengan pembagian doorprize. Lemparan bola ke penonton untuk menentukan siapa yang akan maju untuk menjawab kuis. Jika berhasil menjawab, penonton bisa mendapatkan beragam doorprize yang ada.

Selama pertandingan, suporter Timnas menggaungkan semangat dengan iringan tabuhan drum dari Ultras Garuda Indonesia.

Mengapresiasi Perjuangan Timnas

Meski mengalami kekalahan dari Uzbekistan, Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu tetap mengapresiasi segala daya upaya yang telah Timnas lakukan.

“Alhamdulillah acara di Balaikota Semarang ini bisa berjalan dengan tertib dan meriah. Tentunya kami mengapresiasi Timnas yang sudah luar biasa mati-matian membela dan bermain dengan sangat maksimal,” ujar Mbak Ita, sapaannya usai Nobar dk Balaikota Semarang.

Dia mengakui jika Uzbekistan memiliki permainan yang baik, termasuk postur dan tinggi badan yang lebih tinggi dari Timnas.

“Permainannya (Uzbekistan, Red) juga bagus. Tapi saya melihat Timnas sudah sangat luar biasa, sudah sangat all out. Sayangnya keberuntungan belum berpihak di Tim Nasional,” jelasnya.

Meski demikian, dirinya bersama masyarakat terus mendukung dan mengapresiasi pertandingan Timnas U-23.

“Sebenarnya ada peluang-peluang, bahkan satu gol yang bisa dicetak atau dihasilkan oleh Timnas tapi harus dianulir oleh wasit,” paparnya.

Nobar Simpang Lima

Kekalahan di Semi Final, lanjut dia, dan meski Timnas tidak bisa melangkah ke Final namun masih ada pertandingan memperebutkan posisi ketiga. “Tetap semangat untuk meraih juara Ketiga. Semoga saja bisa mendapatkannya,” terangnya.

Mbak Ita menyebut, meski belum dapat melaju hingga Final. Di pertandingan berikutnya memperebutkan posisi ketiga, ia menegaskan akan tetap menggelar Nonton Bareng (Nobar) di Simpang Lima.

“Nobar di Simpang lima tetap berjalan, kebetulan tanggal 3, 4, 5 April ini kan ada kegiatan di Simpang lima. Ada Semarang Introducing Market dan Semarang Night Carnival. Sudah ada panggung, dan sudah ada riggingnya. Nanti untuk memperebutkan peringkat ketiga kita akan tetap mengadakan Nobar Simpang Lima,” tegas dia.

Dukung Nobar Rutin di Balaikota

Sementara itu, Anggota Komite Eksekutif Asprov PSSI, Khairul Anwar mengakui permainan yang Uzbekistan suguhkan memang lebih bagus.

“Saya secara pribadi meskipun sebagai Eksekutif Komite PSSI tetap mengapresiasi perjuangan anak-anak. Sampai di level seperti ini jelas sangat luar biasa. Makanya kita support anak-anak supaya pertandingan berikutnya perebutan ketiga itu bisa lebih baik,” kata dia.

Terkait kemeriahan Nobar di Balaikota Semarang, Khairul mengaku ini pertama kalinya dia mengikuti Nobar di Balai Kota.

“Ini saya pertama ikut Nobar, karena saya di pertandingan pertama berada di Qatar.
Ternyata luar biasa, ribuan masyarakat kota Semarang hadir di Balaikota. Ini menunjukkan kecintaan kota Semarang terhadap pemain timnas. Apalagi ada pemain Timnas yang dari Kota Semarang. Saya berharap pejabat publik yang ada di kota Semarang bisa melaksanakan ini setiap kali ada pertandingan Nobar di Balaikota rumah rakyat,” imbuhnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp