Politik

Tinggal Tunggu Dilantik, Wali Kota Semarang Terpilih Janji Prioritaskan Tangani Banjir Perum Dinar Indah

×

Tinggal Tunggu Dilantik, Wali Kota Semarang Terpilih Janji Prioritaskan Tangani Banjir Perum Dinar Indah

Sebarkan artikel ini
Dinar Indah
Wali Kota Semarang terpilih, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat dijumpai di Panti Marhaen, Kota Semarang, Kamis, 23 Januari 2025 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Wali Kota Semarang terpilih periode 2025-2030, Agustina Wilujeng Pramestuti, berjanji akan menangani banjir di Perumahan Dinar Indah, Tembalang, jika sudah resmi dilantik.

Bahkan, pihaknya mengaku telah mencari akar masalah hingga solusi untuk menyelesaikan masalah banjir tersebut. Hal itu Agustina ungkap saat beritajateng.tv jumpai di Panti Marhaen, Kota Semarang, Kamis, 23 Januari 2025 sore.

Kendati pihaknya telah melakukan riset perihal banjir di sana, Agustina mengaku belum bisa berbuat banyak. Sebab, ia belum menjabat sebagai Wali Kota Semarang secara resmi.

BACA JUGA: Wali Kota Semarang Terpilih Siap Ikuti Retreat Kepala Daerah, Begini Kesiapannya Pimpin Ibukota Jateng

“Saya belum dilantik ya, tetapi ada beberapa hal yang sudah saya cari. Menurut informasinya itu karena sungai yang ada pembelokan, ada juga [yang bilang] ini sudah proses negosiasi sampai relokasi, ada juga yang mengatakan bahwa tempat relokasi sudah siap, tapi saya belum duduk. Saya belum bisa koordinasikan dengan baik,” ungkap Agustina.

Ia menyebut, penyelesaian banjir di perumahan di Tembalang itu akan menjadi prioritasnya. Pasalnya, Agustina menyebut banjir di area perumahan tersebut terjadi tiap tahunnya.

“Tapi tentu kita akan menjadikan ini satu tantangan prioritas yang harus kita selesaikan, karena banjirnya tiap tahun. Kita tahu masalahnya, kita mungkin tahu cara menyelesaikannya, tinggal saya butuh kewenangan untuk menyelesaikan itu,” pungkas Agustina.

Banjir Perumahan Dinar Indah perlu antisipasi jangka panjang

Sebelumnya, Perumahan Dinar Indah di Tembalang, Kota Semarang, kembali menjadi sorotan setelah banjir melanda kawasan tersebut akibat hujan deras pada Senin, 20 Januari 2025 malam.

Meskipun air telah surut dan warga yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menegaskan perlunya langkah antisipasi jangka panjang.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P. Martanto, menyampaikan bahwa banjir di perumahan tersebut terjadi karena limpasan air dari Sungai Babon yang meluap saat hujan deras mengguyur wilayah hulu.

BACA JUGA: Ulang Tahun Megawati ke-78, 400 Kader PDIP se-Jateng Beri Kado Spesial, Minta Ia Tetap Jadi Ketum

“Jika hujan deras di daerah atas berlangsung lama, air melimpas ke Sungai Babon dan berdampak langsung ke perumahan ini,” ujar Endro, Rabu, 22 Januari 2025.

BPBD Kota Semarang kini mengusulkan peninggian talud di sepanjang Sungai Babon yang berbatasan langsung dengan perumahan tersebut. Hal itu sebagai upaya pencegahan banjir di masa depan.

Usulan tersebut telah pihaknya sampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

“Peninggian talud ini sangat penting agar limpasan air dari Sungai Babon tidak lagi menggenangi perumahan,” tegas Endro. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp