Gaya Hidup

Unik, Kafe di Kota Lama Semarang Ini Sediakan Menu Roti Isi Tempe, Pertama di Jawa Tengah!

×

Unik, Kafe di Kota Lama Semarang Ini Sediakan Menu Roti Isi Tempe, Pertama di Jawa Tengah!

Sebarkan artikel ini
roti Djikstra
Karyawan Djikstra Kota Lama saat menunjukkan menu roti dengan isian tempe. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah kafe yang terletak di Jalan Taman Srigunting Nomor 10, Kota Lama, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, menyediakan menu unik. Meski baru resmi beroperasi pada 17 Agustus 2023 kemarin, kafe dengan nama Dijkstra Kota Lama langsung memberikan pengalaman unik bagi pengunjungnya.

Umumnya roti hanya memiliki isian berupa daging cincang, pisang, keju, cokelat, hingga sosis. Namun berbeda dengan roti yang ada di Dijkstra Kota Lama yang berisian tempe.

Harris, pengelola Djikstra Kota Lama menjelaskan, awal mula penemuan inovasi roti isi tempe bermula dari adanya acara pemecahan rekor MURI dengan Tempe Terbanyak di Bogor. Saat itu, salah satu pengrajin roti kemudian tertarik untuk memanfaatkan hasil tempe pada acara itu untuk menjadi isian roti.

Setelah melalui 2 minggu proses trial and eror, ternyata tempe bisa menjadi bahan isian roti yang tak kalah dari bahan lainnya.

“Kami ingin memberitahukan kepada banyak orang termasuk produser roti sekalipun, bahwa ada ingredient lokal, nggak melulu daging nanas nangka, ternyata ada tempe yang bisa diolah untuk menjadi isian roti dan enak kok,” katanya saat beritajateng.tv temui, Jumat, 8 Desember 2023.

Saat ini, Harris menyebut bahwa roti dengan isian tempe hanya terdapat di 2 daerah di seluruh Indonesia. Yakni di Bogor tempat produksinya, yang kemudian dikirim langsung ke Semarang.

BACA JUGA: Usung Konsep Vintage Gabungan Kafe dan Angkringan, Begini Sensasi Nongkrong ala Pinggir Kota di Seperti Warung Kopi

Harris menambahkan, seluruh pengunjung yang datang ke tempatnya tidak dapat menebak bahwa isian roti yang mereka konsumsi adalah olahan tempe. Kebanyakan mengira daging, ayam, hingga pisang.

“Sebenarnya tujuan utamanya untuk mentrigger produsen roti untuk memberikan alternatif kepada penikmat roti bahwa ada isian lokal yang rasanya nggak kalah. Juga cocok untuk vegetarian atau orang yang mau konsumsi makanan lebih sehat,” lanjutnya.

Djikstra Kota Lama pertahankan sejarah gedung

Djikstra Kota Lama sendiri merupakan kafe yang baru beroperasi beberapa bulan terakhir. Berada di lantai 2, namanya yang terkesan unik pun bukan tanpa alasan.

Menurut Harris, nama Djikstra berasal dari seorang tokoh Romo John Djikstra yang merupakan cikal bakal pemilik gedung yang ia tempati. John Dijkstra sendiri dikenal sebagai pastor asal Belanda yang merakyat dan memiliki berbagai gagasan dalam pemberdayaan masyarakat miskin Indonesia.

“Kami menempati bangunan ini sehingga kami tetap menggunakan nama Djikstra sebagai salah satu upaya mempertahankan dan mengingat semangat beliau,” ungkap Harris.

Mengusung konsep vintage, Djikstra lebih fokus pada perkumpulan komunitas dan pertemuan anak muda. Berbagai acara mulai dari rapat, workshop, pesta ulang tahun, hingga lamaran dapat orang lakukan di tempat ini.

Sementara, varian menu yang ada di sini juga cukup beragam mulai dari cemilan, makanan berat, dan kopi. Harga menunya mulai dari Rp10 ribu hingga Rp40 ribu.

BACA JUGA: Terinspirasi Buku Self Improvement, Pygmy Owl Coffee Semarang Jadi Kedai Kopi Minimalis ala Kafe Thailand

Yang pasti, kalian wajib mencoba menu roti dengan isian tempe yang mereka tawarkan dengan harga Rp 7 ribuan saja.(*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp